Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Internasional
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hukum
  • Entertainment
  • Bisnis
  • Budaya
  • Lingkungan
  • Teknologi
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Kolombia
  • Inggris
  • Bali
  • Iran
  • Yogyakarta
  • Medan
  • Selat Hormuz
  • Surabaya
Kategori
Internasional Nasional Ekonomi Olahraga Hukum Entertainment Bisnis Budaya Lingkungan Teknologi
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Inggris Bali Iran Yogyakarta Medan Selat Hormuz Surabaya

Mendunia, Unand Gandeng Filipina Kembangkan Dadih Jadi Pangan Fungsional Global

Aditya Pratama • 15 Juli 2026, 15:54 • Teknologi
  • Universitas Andalas menjalin kolaborasi riset internasional dengan University of the Philippines Diliman untuk mengembangkan dadih lewat program EQUITY.
  • Riset ini memanfaatkan teknologi modern seperti spray dryer untuk mengubah dadih menjadi tepung berdaya simpan lama serta bahan baku produk pangan bergizi.
  • Unand juga membangun fasilitas mini plant atau teaching factory pangan fungsional sebagai langkah hilirisasi agar produk riset bisa diserap pasar dan industri.

Universitas Andalas (Unand) Padang terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring riset di kancah internasional. Melalui program bertajuk Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition (EQUITY), kampus ini mendorong kolaborasi penelitian strategis dengan perguruan tinggi luar negeri. Langkah ini berfokus pada kemitraan dengan negara-negara berpendapatan rendah dan menengah bawah guna menciptakan dampak akademis yang diakui dunia.

Salah satu proyek riset yang kini menjadi sorotan adalah kerja sama antara Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unand, Prof. Dr. Helmizar, S.K.M., M.Biomed., dengan Dr. Pierangeli G. Vital dari University of the Philippines Diliman, Filipina. Kedua peneliti dari Asia Tenggara ini fokus mengembangkan dadih, yang merupakan pangan fermentasi tradisional khas Sumatera Barat. Melalui pendekatan ilmiah dan sentuhan teknologi modern, produk lokal ini diproyeksikan mampu menembus pasar global.

Tim peneliti menerapkan berbagai inovasi mutakhir, mulai dari pengkajian mendalam terhadap kandungan probiotik dadih hingga penggunaan teknologi spray dryer. Teknologi pengeringan ini berhasil mengubah dadih cair menjadi bentuk tepung dengan masa simpan yang jauh lebih lama tanpa merusak nilai gizinya. Tepung dadih inovatif ini kemudian dijadikan bahan baku utama untuk memproduksi variasi pangan fungsional baru seperti roti bergizi tinggi dan makanan pendamping ASI (MP-ASI).

'Kerja sama ini menjadi peluang untuk mengembangkan potensi pangan lokal Indonesia melalui pendekatan ilmiah yang lebih komprehensif, sekaligus memperkuat jejaring riset internasional Universitas Andalas,' ujar Prof. Helmizar dalam keterangan resminya. Dadih olahan ini juga dikombinasikan dengan pangan lokal lain seperti sorgum, ubi jalar merah, jagung, dan kacang-kacangan. Kombinasi komoditas lokal tersebut diharapkan dapat memicu diversifikasi pangan yang bernilai ekonomis tinggi bagi masyarakat.

Untuk memastikan hasil riset tidak mandek di atas kertas, Unand mengambil langkah konkret dengan membangun fasilitas mini plant atau teaching factory khusus pangan fungsional. Fasilitas modern ini dirancang sebagai pusat pembelajaran sekaligus jembatan hilirisasi produk agar dapat diadopsi oleh sektor industri. Program EQUITY ini diharapkan melahirkan produk kearifan lokal yang tidak hanya mendukung target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), tetapi juga kompetitif di pasar internasional.

Riset kolaboratif ini menjadi bukti nyata bahwa pangan tradisional Indonesia memiliki potensi ilmiah yang besar jika dikelola dengan teknologi yang tepat. Dengan dukungan fasilitas hilirisasi, dadih hasil inovasi Unand dan mitra Filipinanya berpeluang besar menjadi solusi ketahanan pangan global di masa depan.

Tags: Universitas Andalas University Of The Philippines Diliman Sumatera Barat Filipina
Sumber: RRI

Artikel Lainnya

Pemkab Dharmasraya Salurkan Benih Padi Biofortifikasi untuk 30 Kelompok Tani 15 Jul 2026, 15:51
Guru Besar ITS Gagas SYMBA-AI, Solusi Cerdas Pantau Cuaca Laut hingga Ekspresi Mahasiswa 15 Jul 2026, 05:53
Penembakan Massal di Sekolah Filipina, 3 Siswa Tewas dan 7 Terluka 15 Jul 2026, 06:03
Kunci Jawaban Matematika Kelas 11 Halaman 168, Pembahasan Soal Vektor Mari Mencoba 4.2 15 Jul 2026, 03:09

Terbaru

Pengusaha SPBU Kolombia Galang Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Venezuela 15 Jul 2026, 16:10
Dilema Ekonomi Tiongkok, Antara Ambisi Pembangunan Masif dan Krisis Pengangguran Muda 15 Jul 2026, 16:10
Menteri Keuangan Chile Bantah Ada Trik dalam Rencana Pemangkasan Pajak Korporasi 15 Jul 2026, 16:06
Reformasi Dana Bahan Bakar Kolombia, Pengusaha Minta Harga Tetap Stabil dan Transparan 15 Jul 2026, 16:05
Dolar Venezuela Tembus 723 Bolivar, Inflasi dan Kebutuhan Transaksi Picu Lonjakan 15 Jul 2026, 16:05
Ekonomi Cile Terpuruk, Pesimisme Finansial Rumah Tangga Tembus Level Terburuk dalam 12 Tahun 15 Jul 2026, 16:04
Polemik Kontrak Lahan Milik Mafia di Kolombia, Dituding Jadi Kedok Aksi Perampasan Aset 15 Jul 2026, 16:04

Kategori

Internasional 53 artikel
Nasional 50 artikel
Ekonomi 48 artikel
Olahraga 40 artikel
Hukum 21 artikel
Entertainment 17 artikel
Bisnis 15 artikel
Budaya 12 artikel
Lingkungan 9 artikel
Teknologi 6 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Inggris Bali Iran Yogyakarta Medan Selat Hormuz Surabaya
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.