Menteri Keuangan Chile Bantah Ada Trik dalam Rencana Pemangkasan Pajak Korporasi
- Menteri Keuangan Chile Jorge Quiroz menepis tudingan adanya niat terselubung atau trik di balik usulan penurunan pajak korporasi menjadi 22 persen.
- Langkah pemangkasan pajak dari yang awalnya 27 persen ini menuai kritik tajam dari para anggota parlemen oposisi di negara tersebut.
- Pemerintah Chile mengklaim kebijakan ini membuka ruang fiskal baru hingga 900 juta dolar AS dan meningkatkan daya saing investasi.
Menteri Keuangan Chile Jorge Quiroz langsung angkat bicara menanggapi badai kritik dari para anggota parlemen oposisi di negaranya. Kritik tersebut mencuat setelah pemerintah mengajukan amandemen untuk menurunkan tarif pajak korporasi sebesar satu poin persentase lebih rendah dari rencana awal. Kebijakan dalam proyek Undang-Undang Rekonstruksi yang awalnya mematok tarif 23 persen kini diusulkan turun menjadi 22 persen, memangkas tarif saat ini yang berada di angka 27 persen.
Menanggapi pernyataan keras dari Senator Ricardo Celis yang memperingatkan tidak akan ada kesepakatan tanpa adanya perubahan klausul, Quiroz menegaskan sikap tenangnya. Kebijakan ini dinilai oposisi terlalu berpihak pada korporasi besar di tengah situasi pemulihan ekonomi negara. Namun, Quiroz menyatakan bahwa pembicaraan akan segera dilakukan secara langsung dengan para senator dari Partai untuk Demokrasi atau Partido Por la Democracia (PPD), yang sebelumnya telah mencapai konsensus terkait proposal invariabilitas pajak.
'Kami akan berbicara dengan mereka lagi dengan niat yang baik. Kami selalu membuka semua kartu di atas meja,' ujar Quiroz dalam pernyataan resminya menyikapi ketegangan politik tersebut. Sang menteri juga menjelaskan bahwa kesepakatan awal dengan blok tersebut sebenarnya hanya terbatas pada isu stabilitas pajak yang mencakup kelebihan tarif 1,5 poin, sedangkan usulan penurunan hingga 22 persen sudah disampaikan secara terbuka sebelum amandemen resmi dimasukkan ke parlemen.
Terkait tuduhan bahwa pemerintah melakukan manuver politik secara sembunyi-sembunyi, Quiroz membantah keras tudingan adanya agenda tersembunyi. Menurutnya, pengurangan kredit untuk lapangan kerja formal justru memberikan ruang bagi pemerintah untuk memajukan daya saing pajak di kancah internasional. 'Langkah ini menghasilkan ruang fiskal sebesar 900 juta dolar AS bagi kami yang sebelumnya tidak ada,' jelas Quiroz menambahkan keunggulan analisis ekonominya.
Dengan kebijakan baru ini, pemerintah Chile yakin bisa memenuhi dua target utama sekaligus, yaitu menjadi lebih kompetitif secara pajak dan tetap sangat berhati-hati dalam pengelolaan fiskal negara. Ketika ditanya mengenai peluang untuk membuka kembali pintu dialog dengan Partai Sosialis, Quiroz menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah menutup mata. 'Kami tidak pernah dan tidak akan pernah mengabaikan dialog apa pun,' pungkasnya seraya menolak klaim oposisi bahwa aturan ini dimasukkan di menit-menit terakhir sebagai sebuah trik kotor.