Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Internasional
  • Olahraga
  • Nasional
  • Entertainment
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Budaya
  • Hukum
  • Donald Trump
  • Amerika Serikat
  • Inggris
  • Kalimantan Timur
  • Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan
  • Iran
  • Bali
  • Manchester United
  • Aston Villa
  • Selat Hormuz
Kategori
Internasional Olahraga Nasional Entertainment Ekonomi Teknologi Bisnis Budaya Hukum
Tag
Donald Trump Amerika Serikat Inggris Kalimantan Timur Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Iran Bali Manchester United Aston Villa Selat Hormuz

Houthi Ancam Kepung Arab Saudi Imbas Serangan di Bandara Sanaa

Yousef Mawry • 15 Juli 2026, 03:24 • Internasional
  • Kelompok Houthi mengancam akan membalas Arab Saudi dan meluncurkan pengepungan serupa terhadap bandara-bandara di negara tersebut.
  • Pemerintah resmi Yaman mengeklaim bertanggung jawab atas serangan di Bandara Sanaa guna mencegah pesawat asal Iran mendarat.
  • Houthi membuka peluang untuk menggunakan kartu strategis dengan memblokir Selat Bab al-Mandeb bagi negara-negara yang memusuhi mereka.

Kelompok pemberontak Houthi di Yaman, yang secara resmi dikenal sebagai Ansar Allah, melontarkan ancaman serius untuk mengepung Arab Saudi. Langkah ini diambil sebagai bentuk pembalasan atas serangan udara yang menghantam Bandara Internasional Sanaa pada hari Senin lalu. Pihak Houthi menuduh Arab Saudi berada di balik serangan tersebut, meskipun pemerintah Yaman yang diakui secara internasional justru mengeklaim bertanggung jawab atas aksi militer itu.

Pemerintah resmi Yaman menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan langkah preventif guna mencegah sebuah pesawat asal Iran mendarat di ibu kota yang kini dikuasai Houthi. Menanggapi situasi ini, anggota biro politik Houthi, Mohammed al-Bukhaiti, menegaskan bahwa kelompoknya tidak akan tinggal diam atas serangan yang mereka yakini didalangi oleh koalisi Saudi. 'Kesiapan mereka menyerang Bandara Sanaa untuk mencegah penerbangan datang atau berangkat memberi Yaman hak untuk menyerang bandara mereka,' ujar al-Bukhaiti.

Ketegangan antara kedua belah pihak terus meruncing menyusul dibukanya kembali penerbangan publik antara Teheran dan Sanaa sejak awal Juli, yang merupakan penerbangan pertama dalam lebih dari satu dekade. Pemerintah Yaman menuduh Iran memanfaatkan jalur penerbangan ini sebagai kedok untuk memasok peralatan militer kepada Houthi. Duta Besar Yaman untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Abdullah al-Saadi, menyatakan bahwa pesawat tersebut memiliki keterkaitan dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.

Eskalasi konflik ini memicu kekhawatiran global, terutama terkait potensi penutupan Selat Bab al-Mandeb yang merupakan jalur perdagangan maritim vital di wilayah Laut Merah. Blokade di jalur ini, dikombinasikan dengan ketegangan yang sedang berlangsung di Selat Hormuz, diprediksi bakal mengguncang stabilitas ekonomi dunia. Ketika dikonfirmasi mengenai potensi penutupan jalur laut tersebut, al-Bukhaiti menegaskan bahwa segala opsi taktis kini sedang dipertimbangkan oleh komando militer Houthi.

'Kartu Bab al-Mandeb adalah aset strategis yang memiliki kemewahan untuk digunakan oleh Yaman. Kami akan menggunakan kartu ini terhadap negara-negara yang secara aktif melakukan pelanggaran terhadap kami,' kata al-Bukhaiti menambahkan. Kendati demikian, ia memastikan bahwa blokade strategis tersebut hanya akan menyasar negara-negara yang terlibat dalam permusuhan langsung, tanpa mengganggu kapal dagang dari negara-negara netral yang tidak ikut campur dalam konflik Yaman.

Tags: Yaman Arab Saudi Iran Sanaa Perserikatan Bangsa-Bangsa
Sumber: aljazeera.com

Artikel Lainnya

Festival Latin Terbesar Kanada Mencekam, Penembakan Massal di Toronto Tewaskan 2 Orang 15 Jul 2026, 03:03
Pembunuhan 3 Politikus Inggris dalam Sedekade Terakhir, Alarm Bahaya Demokrasi 15 Jul 2026, 03:07
Danamon Syariah Siapkan Produk Emas Khusus Haji, Target Meluncur 2027 15 Jul 2026, 03:14
Donald Trump Batalkan Tarif 20 Persen di Selat Hormuz, Alihkan ke Kerja Sama Dagang 15 Jul 2026, 03:28

Terbaru

Hakim Agung AS Barrett dan Kagan Hadapi Parlemen Usai Putusan Kontroversial 15 Jul 2026, 10:05
Song Mino WINNER Jadi Sorotan Saat Hadiri Sidang Kasus Pelanggaran Wajib Militer 15 Jul 2026, 03:31
Persaingan Bola Emas Piala Dunia 2026, Mbappe dan Messi Memimpin, Diikuti Bellingham 15 Jul 2026, 03:31
Hubungan Benci tapi Cinta Jude Bellingham dan Thomas Tuchel, Bukan Masalah bagi Inggris 15 Jul 2026, 03:30
Konflik Memanas, AS Serang Wilayah Iran dan Teheran Balas Targetkan Negara Teluk 15 Jul 2026, 03:30
Astronot AS dan Rusia Meluncur Bersama ke Luar Angkasa Gunakan Soyuz 15 Jul 2026, 03:29
Heboh Rumor Hengkang dari JYP Entertainment, Tzuyu TWICE Malah Curhat Kotoran Anjing 15 Jul 2026, 03:29
Donald Trump Batalkan Tarif 20 Persen di Selat Hormuz, Alihkan ke Kerja Sama Dagang 15 Jul 2026, 03:28
Donald Trump Temui PM Irak di Gedung Putih, Sepakati Kerja Sama Ekonomi dan Targetkan Produksi Minyak 15 Jul 2026, 03:28
Pemkot Depok Akan Revitalisasi Angkot Tak Layak, Pengawasan Lintas Wilayah Diperketat 15 Jul 2026, 03:27

Kategori

Internasional 13 artikel
Olahraga 11 artikel
Nasional 9 artikel
Entertainment 5 artikel
Ekonomi 4 artikel
Teknologi 2 artikel
Bisnis 2 artikel
Budaya 1 artikel
Hukum 1 artikel

Tag Populer

Donald Trump Amerika Serikat Inggris Kalimantan Timur Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Iran Bali Manchester United Aston Villa Selat Hormuz
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.