Danamon Syariah Siapkan Produk Emas Khusus Haji, Target Meluncur 2027
- PT Bank Danamon Indonesia Tbk tengah mengembangkan produk emas syariah inovatif yang terintegrasi langsung dengan ekosistem layanan haji.
- Produk investasi emas ini dirancang khusus untuk mempermudah masyarakat dalam merencanakan dan mengumpulkan biaya ibadah haji secara aman.
- Peluncuran resmi ditargetkan pada awal 2027 mendatang seiring penyempurnaan sistem digital perbankan dan ekosistem syariah perseroan.
PT Bank Danamon Indonesia Tbk melalui Unit Usaha Syariah (Danamon Syariah) tengah bersiap meluncurkan produk emas syariah inovatif yang terintegrasi dengan layanan haji. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari upaya perseroan memperkuat ekosistem bisnis syariah di tanah air. Di sisi lain, strategi ini juga diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) serta menyokong penyaluran kredit perusahaan hingga akhir tahun 2026.
Syariah Funding Business Head Danamon, Merci Santi Adriani, mengungkapkan bahwa produk investasi emas ini masih dalam tahap pematangan internal. Manajemen menargetkan produk finansial ini sudah bisa diperkenalkan secara resmi kepada publik pada awal tahun 2027 mendatang. Merci menegaskan bahwa instrumen ini tidak sekadar menjadi alat investasi biasa, melainkan solusi finansial yang terukur bagi masyarakat dalam mempersiapkan biaya perjalanan ibadah haji ke tanah suci.
"Produk tersebut masih dalam pipeline. Kami melihat produk emas memiliki potensi besar untuk memberikan solusi bagi nasabah. Saat ini kami sedang mengembangkannya," ujar Merci saat ditemui di Jakarta pada Selasa (14/7/2026). Dirinya optimistis inovasi berbasis komoditas mulia ini akan mendapatkan respons positif mengingat tingginya minat masyarakat Muslim di Indonesia terhadap instrumen emas.
Lebih lanjut, Merci menjelaskan bahwa secara konsep umum, produk yang disiapkan memiliki kemiripan dengan tabungan atau investasi emas yang ada di perbankan nasional saat ini. Kendati demikian, Danamon Syariah memberikan nilai tambah yang membedakannya dari kompetitor, yakni fokus integrasi penuh ke dalam sistem perencanaan haji nasabah. Skema tersebut dirancang agar fluktuasi biaya haji di masa depan dapat dimitigasi dengan pertumbuhan nilai emas yang cenderung stabil.
"Secara konsep, produk emas yang kami kembangkan kurang lebih mirip dengan produk bank lain. Namun kami akan mengarahkan produk ini secara spesifik untuk mendukung kebutuhan haji. Jadi fitur-fiturnya akan lebih difokuskan sebagai solusi perencanaan haji," jelas Merci menambahkan. Pengembangan produk saat ini difokuskan pada penyempurnaan infrastruktur teknologi informasi dan integrasi dengan aplikasi digital agar nasabah dapat bertransaksi dengan mudah.
Di samping mempersiapkan produk baru, Danamon Syariah juga terus memperluas jangkauan ekosistem haji yang sudah ada, mulai dari pembiayaan haji khusus, tabungan berencana, hingga kemudahan transaksi bagi jamaah saat berada di Arab Saudi. Pada kesempatan yang sama, Chief Strategy Officer Bank Danamon, Reza Iskandar Sardjono, menegaskan kondisi likuiditas perseroan masih sangat sehat dan pertumbuhan DPK tetap berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan manajemen.