Persaingan Bola Emas Piala Dunia 2026, Mbappe dan Messi Memimpin, Diikuti Bellingham
- Perebutan penghargaan Pemain Terbaik atau Bola Emas Piala Dunia 2026 kini mengerucut seiring turnamen yang telah memasuki babak semifinal.
- Bintang Prancis Kylian Mbappe dan legenda Argentina Lionel Messi menjadi kandidat terkuat untuk membawa pulang penghargaan individu paling bergengsi tersebut.
- Gelandang andalan Inggris Jude Bellingham muncul sebagai penantang serius berkat performa gemilangnya yang sukses membawa The Three Lions melaju jauh.
Gelaran Piala Dunia 2026 kini telah memasuki fase krusial dengan hanya menyisakan empat tim terbaik yang akan saling sikut di babak semifinal. Selain trofi juara yang menjadi target utama tim, persaingan individu untuk merengkuh penghargaan Bola Emas atau Pemain Terbaik turnamen juga semakin memanas. Dua nama besar yang mendominasi panggung sepak bola modern, Lionel Messi dan Kylian Mbappe, saat ini berada di garis terdepan dalam bursa calon pemenang.
Meskipun Messi telah menginjak usia 39 tahun pada turnamen ini, magis kapten Argentina tersebut belum juga pudar setelah sukses mengantar negaranya melewati laga-laga dramatis. Setelah memenangi dua penghargaan Bola Emas sepanjang kariernya, performa konsisten La Pulga di Amerika Utara membuktikan bahwa ia belum habis. Langkah Argentina ke semifinal dipenuhi perjuangan berat, termasuk saat mengatasi perlawanan ketat Tanjung Verde dan Mesir, di mana Messi selalu menjadi pembeda di lapangan.
Di kubu rival, Kylian Mbappe terus menunjukkan kepemimpinan yang matang bersama tim nasional Prancis. Penyerang lincah ini disokong oleh performa impresif rekan setimnya seperti Ousmane Dembele dan Michael Olise yang tampil luar biasa sepanjang turnamen. Keberadaan Mbappe sebagai mesin gol utama Les Bleus membuat Prancis diunggulkan untuk mempertahankan status mereka sebagai raksasa sepak bola dunia dan menjadikannya kandidat kuat peraih penghargaan individu tersebut.
Namun, dominasi Messi dan Mbappe tidak akan berjalan mudah karena gelandang muda Inggris, Jude Bellingham, mengintip peluang dengan performa yang luar biasa. Pemain Real Madrid berusia 23 tahun itu menjawab keraguan publik lewat kontribusi gol-gol krusialnya untuk skuad asuhan Thomas Tuchel. Bellingham tercatat menjadi pahlawan kemenangan The Three Lions lewat torehan dua gol masing-masing saat menghadapi Meksiko di babak 16 besar dan Norwegia di babak perempat final.
Selain nama-nama di atas, turnamen kali ini juga memunculkan performa impresif dari bomber Norwegia, Erling Haaland, serta bintang muda Spanyol, Lamine Yamal. Walaupun langkah Norwegia terhenti di perempat final oleh Inggris, Haaland tampil sangat tajam dengan rentetan golnya sejak fase grup. Sementara itu, Yamal yang baru genap berusia 19 tahun tetap mampu menjadi senjata mematikan bagi La Furia Roja terlepas dari kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya bugar.