Song Mino WINNER Jadi Sorotan Saat Hadiri Sidang Kasus Pelanggaran Wajib Militer
- Song Mino WINNER menghadiri persidangan setelah dituduh melakukan absensi tanpa izin selama 102 hari dari total 430 hari kerja wamil.
- Pihak jaksa menuntut hukuman satu tahun enam bulan penjara setelah Song Mino mengakui semua dakwaan pada sidang pertama bulan April lalu.
- Persidangan kini berfokus pada dugaan konspirasi dan kolusi antara Song Mino dengan manajer fasilitas tempatnya bertugas terkait pemalsuan absensi.
Kehadiran personel boyband WINNER, Song Mino, di persidangan baru-baru ini menarik perhatian besar dari publik dan media setempat. Rapper terkenal asal Korea Selatan tersebut tersandung kasus pelanggaran hukum dinas militer setelah dituduh melakukan kelalaian tugas yang serius. Pihak pengadilan memanggil Mino secara langsung untuk memberikan kesaksian guna mendalami adanya dugaan kolusi dengan oknum petugas fasilitas.
Dalam dakwaan yang dibacakan, Song Mino dituduh melakukan absensi tanpa izin atau bolos selama 102 hari dari total sekitar 430 hari kerja efektif. Pelanggaran ini terjadi selama ia menjalani dinas militer alternatif di Perusahaan Manajemen Fasilitas Mapo dan Fasilitas Kenyamanan Komunitas Mapo. Masa dinas yang bermasalah tersebut tercatat berlangsung sejak Maret 2023 hingga Desember 2024 lalu.
Sebelumnya, pada persidangan pertama yang digelar pada bulan April, musisi kelahiran 1993 ini telah mengakui semua dakwaan yang diarahkan kepadanya. Atas tindakan tersebut, pihak jaksa penuntut umum mengajukan tuntutan hukuman pidana yang cukup berat yaitu satu tahun enam bulan penjara. 'Saya meminta maaf karena telah gagal memenuhi tugas pertahanan nasional dengan setia,' ujar Song Mino dalam pernyataan terakhirnya yang juga memohon keringanan hukuman dari majelis hakim.
Di sisi lain, persidangan kali ini juga berfokus pada pertanggungjawaban pidana dari manajer kedinasan yang bertugas mengawasi Mino, yang diidentifikasi sebagai Tuan A. Jaksa menuduh Tuan A sengaja membiarkan Mino absen tetapi tetap mencatat kehadirannya seolah-olah sang idol masuk kerja secara normal. Perdebatan sengit terjadi karena kubu pembela Tuan A membantah adanya konspirasi awal untuk memalsukan catatan kehadiran tersebut.
Kasus ini pun kembali memicu perdebatan hangat di kalangan netizen Korea Selatan mengenai skandal hak istimewa bagi selebritas yang menjalani wajib militer. Beberapa laporan media sebelumnya sempat mengaitkan kondisi kesehatan mental Mino yang mengidap gangguan panik dan bipolar dengan alasan penempatan dinas alternatifnya. Kini, publik menunggu keputusan akhir hakim untuk melihat apakah sang idola akan langsung dijebloskan ke dalam jeruji besi.