Gandeng BAZNAS RI, TIKI Salurkan Infak Rp 40 Juta untuk Renovasi Musala
- PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI) secara konsisten menyalurkan dana infak perusahaan sebesar Rp 40 juta melalui BAZNAS RI.
- Bantuan ini dialokasikan untuk renovasi Musala At Taqwa di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat melalui Program Musala Berseri.
- Selain penyaluran dana sosial, TIKI juga bertindak sebagai mitra logistik kelembagaan strategis untuk membantu distribusi bantuan BAZNAS RI ke seluruh Indonesia.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI secara resmi menerima penyaluran dana infak dari perusahaan jasa logistik terkemuka, PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI). Dana sebesar Rp 40 juta tersebut diserahkan secara simbolis di Gedung BAZNAS RI untuk mendukung program kemaslahatan umat. Langkah ini menjadi wujud nyata dari komitmen korporasi dalam menjalankan tanggung jawab sosial berkelanjutan.
Rencananya, seluruh dana infak yang terkumpul akan dialokasikan langsung untuk membiayai renovasi Musala At Taqwa yang berlokasi di wilayah Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Proyek perbaikan sarana ibadah ini berjalan di bawah payung Program Musala Berseri yang diinisiasi oleh BAZNAS RI. Program tersebut dirancang untuk menghadirkan fasilitas ibadah yang jauh lebih layak, bersih, dan nyaman bagi masyarakat sekitar.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan M.Si., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas konsistensi TIKI dalam memercayakan dana sosialnya kepada BAZNAS. 'Alhamdulillah, terima kasih untuk TIKI yang telah menitipkan amanah zakat, infak dan sedekahnya melalui BAZNAS. Kami akan optimalkan amanah ini untuk kepentingan umat sesuai yang diharapkan TIKI, yakni untuk merenovasi musala dan Insya Allah kami akan wujudkan itu,' ungkap Rizaludin dalam keterangannya di Jakarta.
Rizaludin menambahkan bahwa Program Musala Berseri tidak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur fisik semata, melainkan juga penguatan fungsi tempat ibadah. BAZNAS RI berkomitmen untuk mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar rumah ibadah bisa bertransformasi menjadi pusat pendidikan, pembinaan karakter, serta pemberdayaan ekonomi umat. Ia berharap kolaborasi positif ini bisa memicu korporasi lain untuk ikut bergerak dalam menyejahterakan masyarakat luas.
Di sisi lain, Direktur Utama TIKI, Yulina Hastuti, menyatakan bahwa pemilihan BAZNAS RI sebagai mitra penyaluran didasarkan pada rekam jejak yang transparan dan jaringan distribusi yang luas di tanah air. TIKI meyakini rumah ibadah memegang peranan vital dalam kehidupan sosial masyarakat. Kerjasama ini menegaskan sinergi jangka panjang kedua lembaga, di mana TIKI yang berdiri sejak 1970 juga bertindak sebagai mitra logistik utama pendistribusian bantuan kemanusiaan BAZNAS RI ke pelosok negeri.