Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Internasional
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Bisnis
  • Budaya
  • Hukum
  • Teknologi
  • Lingkungan
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Inggris
  • Kolombia
  • Iran
  • Selat Hormuz
  • Yogyakarta
  • Korea Selatan
  • Subang
  • Manchester United
Kategori
Internasional Nasional Ekonomi Olahraga Entertainment Bisnis Budaya Hukum Teknologi Lingkungan
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Inggris Kolombia Iran Selat Hormuz Yogyakarta Korea Selatan Subang Manchester United

Setengah Pekerja di Chile Hanya Kantongi Gaji Rp 11 Juta per Bulan

Francisca Del Pozo • 15 Juli 2026, 06:13 • Ekonomi
  • Survei Pendapatan Tambahan (ESI) dari INE Chile tahun 2025 menunjukkan upah median pekerja setempat berada di angka 680 ribu peso Chile (sekitar Rp 11,3 juta) per bulan.
  • Terdapat kesenjangan gender yang signifikan di mana pendapatan rata-rata pekerja perempuan 21,7 persen lebih rendah dibandingkan pekerja laki-laki.
  • Menteri Ekonomi dan Pertambangan Chile Daniel Mas menegaskan bahwa peningkatan upah riil masyarakat hanya bisa dicapai melalui akselerasi pertumbuhan ekonomi.

Setengah dari populasi pekerja di Chile hanya mengantongi pendapatan bersih bulanan sebesar 680.000 peso Chile atau setara dengan Rp 11,3 juta (asumsi kurs Rp 16,7 per peso Chile) sepanjang tahun 2025. Data tersebut diungkap dalam Survei Pendapatan Tambahan (ESI) terbaru yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik Chile atau Instituto Nacional de Estadísticas (INE). Laporan ini memperlihatkan potret riil ketimpangan pendapatan yang masih membayangi salah satu negara paling maju di kawasan Amerika Latin tersebut.

Meskipun pendapatan rata-rata pekerja di Chile tercatat menyentuh angka 962.945 peso Chile (sekitar Rp 16,1 juta) per bulan, mayoritas masyarakat belum menikmati angka tersebut. INE mencatat bahwa sebanyak 68,7 persen dari total tenaga kerja di negara itu menerima upah bulanan di bawah atau setara dengan nilai rata-rata nasional tersebut. Jarak yang lebar antara pendapatan rata-rata (mean) dan pendapatan tengah (median) ini mengindikasikan bahwa konsentrasi kekayaan atau upah tinggi masih berpusat pada kelompok kecil pekerja saja.

Merespons rilis data tersebut, Menteri Ekonomi dan Pertambangan Chile Daniel Mas menekankan pentingnya mendongkrak roda perekonomian demi menaikkan taraf hidup para pekerja. Ia menyatakan bahwa pemerintah terus berupaya menciptakan lapangan pekerjaan berkualitas tinggi serta memulihkan iklim investasi yang sehat. 'Apa yang paling penting bagi kami untuk disampaikan kepada rakyat Chile adalah bahwa upah dan pekerjaan tersebut hanya dapat ditingkatkan melalui pertumbuhan ekonomi,' ujar Daniel Mas dalam keterangannya.

Laporan INE juga menggarisbawahi kesenjangan gender yang masih menganga lebar di pasar tenaga kerja Chile. Pekerja laki-laki tercatat memiliki pendapatan rata-rata sebesar 1.062.864 peso Chile dengan nilai median 701.985 peso Chile. Sementara itu, pekerja perempuan hanya mengantongi upah rata-rata sebesar 832.566 peso Chile dan median 600.253 peso Chile. Hal ini menunjukkan bahwa pekerja perempuan di Chile menerima bayaran 21,7 persen lebih rendah dibandingkan rekan pria mereka.

Berdasarkan klasifikasi wilayah dan jenjang pendidikan, kesenjangan pendapatan juga terlihat sangat mencolok di seluruh wilayah Chile. Wilayah pertambangan Antofagasta mencatatkan pendapatan rata-rata tertinggi di negara tersebut dengan nilai mencapai 1.196.754 peso Chile, disusul oleh Wilayah Metropolitan Santiago di posisi kedua. Dari aspek pendidikan, lulusan pascasarjana menikmati pendapatan rata-rata tertinggi mencapai 2.650.573 peso Chile, berbanding terbalik dengan pekerja lulusan sekolah menengah yang rata-rata hanya menerima upah sebesar 666.194 peso Chile.

Tags: Chile Instituto Nacional De Estadísticas Daniel Mas Antofagasta
Sumber: chocale.cl

Artikel Lainnya

Menteri Keuangan Chile Jorge Quiroz Batalkan Rencana Penurunan Tambahan Pajak Korporasi 15 Jul 2026, 06:14
Ekonomi Gelap di Cile Tembus USD 5,7 Miliar, Industri Tembakau dan Kasino Online Jadi Pemicu 15 Jul 2026, 06:17
Banjir Promo Kartu Kredit Juli 2026, Cek Daftar Bank yang Obral Cicilan Nol Persen 15 Jul 2026, 06:08
Kasus Factop, CMF Denda LarrainVial Asset Management Karena Lalai Kelola Dana 15 Jul 2026, 06:06

Terbaru

Pengusaha SPBU Kolombia Galang Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Venezuela 15 Jul 2026, 16:10
Heboh Ko Young Wook Minta Stop Dihujat Usai Lontarkan Candaan Ingin Jadi Aktor Film Dewasa 15 Jul 2026, 15:34
ANI Sosialisasikan Tarif Tol Khusus di Autopistas del Cafe Kolombia 15 Jul 2026, 13:04
Todd Blanche Diprediksi Mulus Jadi Jaksa Agung AS, Didukung Kubu Republik 15 Jul 2026, 12:12
Dua Rekrutan Cerdas, Manchester United Resmi Angkut Youri Tielemans dan Andrey Santos 15 Jul 2026, 12:00
DPRD Subang Dorong Penguatan Kapasitas Fiskal Daerah dalam KUA-PPAS 2027 15 Jul 2026, 11:43
Geoff Hurst Bela Sikap Cuek Jude Bellingham Terhadap Kritik Thomas Tuchel 15 Jul 2026, 11:30

Kategori

Internasional 30 artikel
Nasional 27 artikel
Ekonomi 22 artikel
Olahraga 18 artikel
Entertainment 9 artikel
Bisnis 9 artikel
Budaya 4 artikel
Hukum 3 artikel
Teknologi 3 artikel
Lingkungan 2 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Inggris Kolombia Iran Selat Hormuz Yogyakarta Korea Selatan Subang Manchester United
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.