Kabar Baik, Menteri Keuangan Cile Jorge Quiroz Proyeksikan Harga BBM Turun Pekan Ini
- Menteri Keuangan Cile Jorge Quiroz memproyeksikan penurunan harga bensin sebesar 100 peso dan solar sebesar 150 peso per liter pada pekan ini.
- Secara akumulatif, penurunan harga bensin kini mendekati 200 peso per liter dan solar mencapai sekitar 370 peso per liter sejak tren penurunan dimulai.
- Pemerintah Cile juga mendeteksi pemulihan ekonomi melalui peningkatan penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada Juni 2026.
Pemerintah Cile membawa kabar baik bagi masyarakatnya terkait sektor energi dan transportasi. Menteri Keuangan Cile, Jorge Quiroz, mengumumkan proyeksi penurunan signifikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang akan berlaku mulai pekan ini. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga serta mendorong aktivitas ekonomi domestik yang sedang dalam fase pemulihan.
Berdasarkan hitungan dari Kementerian Keuangan Cile, penurunan harga diperkirakan mencapai sekitar 100 peso (sekitar Rp 1.600) per liter untuk bensin. Sementara itu, untuk bahan bakar jenis solar atau diésel, penurunan harganya diperkirakan jauh lebih besar yakni menyentuh angka 150 peso (sekitar Rp 2.400) per liter. Pemerintah optimistis proyeksi ini dapat segera terealisasi dalam waktu dekat.
'Sesuai dengan perkiraan kami di Kementerian Keuangan, pekan ini kita akan melihat pengurangan harga bahan bakar. Kami mengestimasi penurunannya berkisar pada angka 100 peso per liter untuk bensin dan sekitar 150 peso per liter untuk solar,' ujar Quiroz dalam pernyataan resminya. Jika proyeksi tersebut terwujud, maka total penurunan akumulatif sejak tren penurunan pertama akan mencapai kisaran 200 peso per liter untuk bensin dan 370 peso per liter untuk solar.
Meskipun tren harga mulai melandai, Quiroz mengakui bahwa harga eceran BBM belum bisa sepenuhnya kembali ke level sebelum terjadinya konflik internasional yang sempat melambungkan harga minyak mentah dunia. Ia menjelaskan bahwa kendala utama saat ini berada pada kapasitas kilang pengolahan global yang masih terdampak signifikan. Akibatnya, selisih harga antara minyak mentah dengan BBM yang siap dikonsumsi masih tergolong tinggi.
Di samping pengumuman mengenai sektor energi, Quiroz juga membagikan indikator positif dari performa makroekonomi Cile. Kementerian Keuangan melihat adanya tren pemulihan pada penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang menjadi sinyal kuat kebangkitan aktivitas ekonomi sepanjang bulan Juni. Pemerintah juga terus mempercepat pembahasan draf regulasi terkait daya saing pajak dan perizinan bersama pihak oposisi demi menjaga momentum pertumbuhan ini.