Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Internasional
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Hukum
  • Budaya
  • Lingkungan
  • Teknologi
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Kolombia
  • Inggris
  • Iran
  • Bali
  • Yogyakarta
  • Selat Hormuz
  • Surabaya
  • Medan
Kategori
Internasional Nasional Ekonomi Olahraga Bisnis Entertainment Hukum Budaya Lingkungan Teknologi
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Inggris Iran Bali Yogyakarta Selat Hormuz Surabaya Medan

Studi Universitas de los Andes Sebut Insentif Pajak Kerja Chile Bebani Fiskal

Tim Redaksi • 15 Juli 2026, 11:12 • Ekonomi
  • Senat Chile menyetujui draf awal megarformasi ekonomi yang mencakup kebijakan Kredit Pajak Lapangan Kerja untuk perusahaan.
  • Studi dari Universitas de los Andes memperingatkan bahwa kebijakan ini berisiko membebani anggaran fiskal negara dengan dampak lapangan kerja yang minim.
  • Berdasarkan proyeksi Dipres Chile, biaya langsung instrumen ini diproyeksikan melonjak drastis hingga melebihi satu triliun peso pada tahun kedua pelaksanaan.

Senat Chile baru saja meloloskan pembahasan awal rancangan undang-undang Rekonstruksi Nasional serta Pengembangan Ekonomi dan Sosial atau yang dikenal luas sebagai 'megareformasi'. Melalui pemungutan suara yang menghasilkan 26 suara setuju, regulasi besar ini berupaya memulihkan stabilitas makroekonomi domestik. Salah satu poin krusial yang diusung dalam paket kebijakan tersebut adalah pemberian Kredit Pajak Lapangan Kerja, sebuah insentif fiskal khusus bagi korporasi yang aktif merekrut tenaga kerja formal.

Kendati di atas kertas program ini terlihat menjanjikan bagi pasar tenaga kerja, sebuah riset independen justru mengeluarkan peringatan keras bagi stabilitas keuangan negara. Pusat Studi Keuangan (ESE) dari Sekolah Bisnis Universitas de los Andes merilis hasil kajian yang menyebutkan instrumen stimulus tersebut berisiko memicu pembengkakan biaya fiskal secara masif. Di sisi lain, para peneliti menilai output nyata terhadap penciptaan lapangan pekerjaan baru masih sangat abu-abu alias penuh dengan ketidakpastian.

Laporan komprehensif bertajuk 'Kredit Pajak Lapangan Kerja: Bukti Internasional dan Pelajaran untuk Chile' ini secara khusus membandingkan skema serupa yang pernah diterapkan di beberapa negara seperti Prancis, Swedia, Finlandia, dan Kolombia. Berdasarkan data proyeksi dari Direktorat Anggaran Chile (Dipres), pengeluaran langsung yang harus ditanggung kas negara mencapai 668.573 juta peso pada tahun pertama. Angka beban anggaran tersebut diproyeksikan melonjak tajam hingga menyentuh 1.541.502 juta peso pada tahun kedua dan diprediksi bertahan di atas level satu triliun peso untuk beberapa tahun berikutnya.

Sesuai cetak biru yang dirancang oleh Pemerintah Chile, insentif ini menggunakan tarif dasar sebesar 14% dari total remunerasi bulanan setiap pekerja formal. Pemerintah bahkan menerapkan diferensiasi tarif, yakni sebesar 15% untuk pekerja perempuan, 13% untuk pekerja pria, serta tambahan 1,5% untuk pekerja muda di bawah usia 25 tahun. Kebijakan subsidi ini dirancang untuk dapat menyerap lebih dari 800.000 pengangguran agar dapat masuk ke dalam ekosistem sektor kerja formal.

Meski demikian, para ekonom dari Universitas de los Andes mengingatkan adanya fenomena pergeseran fungsi insentif yang kerap terjadi di kancah internasional. 'Subsidi ketenagakerjaan dari sisi pemberi kerja dapat berkontribusi pada peningkatan formalisasi dan lapangan kerja, meskipun dampaknya cenderung heterogen dan seringkali tidak sebanding dengan biaya fiskalnya,' tulis studi tersebut. Para peneliti mencontohkan kasus di Prancis, di mana mayoritas dana subsidi justru berakhir sebagai peningkatan upah pekerja ahli alih-alih membuka lowongan pekerjaan baru bagi masyarakat umum.

Tags: Chile Universidad De Los Andes Kementerian Keuangan Chile Prancis Kolombia
Sumber: chocale.cl

Artikel Lainnya

Reformasi Dana Pensiun, Chile Luncurkan Sistem Baru Pemburu Perusahaan Pengemplang Iuran 15 Jul 2026, 06:09
Debat Fracking Memanas Lagi di Kolombia, Tarik-Menarik Isu Ekonomi vs Lingkungan 15 Jul 2026, 06:11
Proyek Tol 5G Troncal del Magdalena Medio Kolombia Target Rampung Tahap Satu di 2028 15 Jul 2026, 11:07
Tantangan Berat Sektor Bahan Bakar Menanti Presiden Baru Kolombia 15 Jul 2026, 11:09

Terbaru

Pengusaha SPBU Kolombia Galang Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Venezuela 15 Jul 2026, 16:10
Heboh Ko Young Wook Minta Stop Dihujat Usai Lontarkan Candaan Ingin Jadi Aktor Film Dewasa 15 Jul 2026, 15:34
ANI Sosialisasikan Tarif Tol Khusus di Autopistas del Cafe Kolombia 15 Jul 2026, 13:04
Todd Blanche Diprediksi Mulus Jadi Jaksa Agung AS, Didukung Kubu Republik 15 Jul 2026, 12:12
Dua Rekrutan Cerdas, Manchester United Resmi Angkut Youri Tielemans dan Andrey Santos 15 Jul 2026, 12:00
DPRD Subang Dorong Penguatan Kapasitas Fiskal Daerah dalam KUA-PPAS 2027 15 Jul 2026, 11:43
Geoff Hurst Bela Sikap Cuek Jude Bellingham Terhadap Kritik Thomas Tuchel 15 Jul 2026, 11:30

Kategori

Internasional 43 artikel
Nasional 40 artikel
Ekonomi 34 artikel
Olahraga 28 artikel
Bisnis 13 artikel
Entertainment 12 artikel
Hukum 11 artikel
Budaya 8 artikel
Lingkungan 5 artikel
Teknologi 4 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Inggris Iran Bali Yogyakarta Selat Hormuz Surabaya Medan
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.