Belanja Rp 38 Triliun, Ini 10 Rekrutmen Terburuk Chelsea di Era BlueCo
- Konsorsium BlueCo telah menggelontorkan dana hingga £1,9 miliar untuk belanja pemain baru sejak mengambil alih Chelsea empat tahun lalu.
- Kebijakan transfer yang dinilai serampangan melahirkan deretan rekrutmen gagal yang mahal, termasuk Raheem Sterling dan Christopher Nkunku.
- Mykhailo Mudryk menjadi salah satu investasi terburuk setelah performanya merosot tajam ditambah sanksi larangan bertanding akibat doping.
Empat tahun sudah konsorsium BlueCo menjalankan proyek ambisius mereka di Stamford Bridge untuk membangun kejayaan baru Chelsea. Selama periode tersebut, manajemen The Blues dilaporkan telah menggelontorkan dana fantastis mencapai £1,9 miliar atau sekitar Rp 38 triliun demi mendatangkan pemain baru. Sayangnya, strategi belanja yang dinilai serampangan dan tidak terencana dengan matang justru melahirkan lebih banyak cerita kegagalan mahal daripada kisah sukses.
Di samping kesuksesan transfer seperti Cole Palmer dan Moises Caicedo, daftar rekrutmen gagal Chelsea justru jauh lebih panjang dan membebani finansial klub. Beberapa nama besar yang didatangkan dengan ekspektasi tinggi terbukti gagal bersinar di London Barat. Nama-nama seperti Carney Chukwuemeka dan Christopher Nkunku, yang dibeli mahal seharga £52 juta dari RB Leipzig, gagal memberikan dampak akibat minimnya kontribusi serta problem cedera.
Kasus penurunan performa yang drastis juga terlihat pada beberapa rekrutan lini serang mereka. Alejandro Garnacho yang didatangkan dari Old Trafford tampak kehilangan kepercayaan diri dan gagal menembus skuad utama, sehingga membuat klub bersiap melepasnya rugi. Hal serupa terjadi pada Raheem Sterling yang dibeli dari Manchester City seharga £47,5 juta, serta Pierre-Emerick Aubameyang yang langsung terasingkan begitu Thomas Tuchel dipecat dari kursi kepelatihan.
Lini belakang dan lini tengah Chelsea juga tidak luput dari investasi yang keliru dalam beberapa jendela transfer terakhir. Kalidou Koulibaly yang diharapkan menjadi suksesor lini pertahanan kokoh hanya bertahan satu musim sebelum akhirnya dilepas. Sementara itu, keputusan mendatangkan Joao Felix hingga dua kali serta peminjaman darurat Facundo Buonanotte dan striker muda Deivid Washington terbukti tidak memberikan nilai tambah bagi strategi jangka panjang tim.
Puncak dari kegagalan transfer era BlueCo ini tercermin dengan jelas pada sosok winger asal Ukraina, Mykhailo Mudryk. Pemain yang diboyong dengan nilai fantastis £89 juta dari Shakhtar Donetsk itu kini bahkan sedang menjalani sanksi larangan bertanding selama empat tahun akibat kasus doping. 'Investasi besar-besaran ini justru menjadi bumerang ketika performa di lapangan tidak sebanding dengan harga yang dibayarkan,' ujar pengamat sepak bola Inggris saat menganalisis krisis finansial klub.