Terungkap, Ini Penyebab Pembongkaran JPO Tendean Berlangsung Hingga 10 Jam Lebih
- Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan membeberkan sejumlah faktor yang membuat proses pembongkaran JPO Tendean memakan waktu hingga 10 jam lebih.
- Banyaknya warga yang berkerumun menonton proses evakuasi di dekat alat berat menjadi kendala utama karena mengancam faktor keselamatan kerja.
- Proses pengerjaan yang bertepatan dengan jam sibuk sore hari turut memperparah kepadatan lalu lintas di kawasan Tendean menuju Mampang.
Proses pembongkaran jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, akhirnya rampung setelah memakan waktu pengerjaan yang cukup panjang. Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan (Sudinhub Jaksel) membeberkan sejumlah kendala utama yang menyebabkan proses evakuasi struktur jembatan tersebut berlangsung hingga lebih dari 10 jam. Insiden pembongkaran ini terpaksa dilakukan setelah JPO tersebut mengalami kerusakan parah akibat dihantam oleh truk pengangkut alat berat.
Kepala Sudinhub Jaksel, Bernad Octavianus Pasaribu, menjelaskan bahwa banyaknya warga yang berkerumun menonton di sekitar lokasi menjadi salah satu penghambat utama bagi para petugas di lapangan. Keberadaan masyarakat yang terlalu dekat dengan area sterilisasi dinilai sangat membahayakan keselamatan, terutama saat alat-alat berat sedang dioperasikan untuk menurunkan material jembatan. 'Banyak juga masyarakat juga yang melihat atau terlalu dekat dan juga alat berat juga sedang masih ada di tempat,' ujar Bernad saat memberikan keterangan di lokasi pengerjaan.
Bernad menegaskan bahwa aspek keselamatan kerja menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar selama proses evakuasi berlangsung. Petugas di lapangan harus berulang kali mengimbau serta menjaga jarak aman warga agar terhindar dari material besi JPO yang sedang dipotong. 'Ini terkait dengan, apa namanya, faktor keselamatan juga perlu diperhatikan,' katanya menambahkan terkait prosedur ketat penanganan infrastruktur jalan yang rusak tersebut.
Selain faktor kerumunan massa, kondisi arus lalu lintas di sekitar kawasan Jakarta Selatan yang sangat padat juga memperparah situasi pengerjaan. Evakuasi ini dilakukan bersamaan dengan jam sibuk (peak hour) sore hari, di mana volume kendaraan yang melintas mencapai puncaknya. 'Memang lalu lintasnya pada saat peak hour ini cukup padat yang menuju ke arah Tendean-Mampang,' ucap Bernad menjelaskan situasi kemacetan yang sempat terjadi di sekitar area pembongkaran.
Hingga pukul 21.15 WIB, petugas di lapangan terpantau masih menyelesaikan pemotongan bagian tangga akses JPO yang diturunkan menggunakan bantuan mobil crane untuk diangkut ke dalam truk terpisah. Pembongkaran total yang dimulai sejak pukul 10.50 WIB ini baru sepenuhnya selesai sekitar pukul 21.35 WIB dengan memakan total waktu 10 jam 45 menit. Jalur kendaraan menuju Blok M yang sempat ditutup total kini sudah kembali dibuka dan dapat dilalui secara normal oleh para pengendara.