SMKN 3 Mataram Buka MPLS 2026, Tanamkan Disiplin dan Budaya Industri
- SMK Negeri 3 Mataram resmi memulai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan fokus pada pembentukan karakter siap kerja.
- Kepala SMKN 3 Mataram, Sulman Haris, mengingatkan para siswa baru untuk bersyukur mengingat ketatnya persaingan masuk ke sekolah dengan pendaftar tertinggi di NTB tersebut.
- Pihak sekolah dan Dinas Dikpora menekankan aspek kedisiplinan tinggi serta pengenalan budaya industri, termasuk menjaga kebersihan lingkungan sebagai cerminan etos kerja.
SMK Negeri 3 Mataram secara resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 melalui upacara bendera yang khidmat di lapangan sekolah. Mengusung tema 'MPLS Ramah: Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah', agenda ini menjadi langkah awal bagi para siswa baru untuk bertransisi ke jenjang pendidikan vokasi. Upacara pembukaan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala SMK Negeri 3 Mataram dan dihadiri oleh seluruh elemen sekolah termasuk siswa kelas XI.
Proses pelaksanaan MPLS di sekolah unggulan ini turut dipantau ketat oleh pihak eksternal demi memastikan tidak ada praktik perundungan. Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikpora) Provinsi NTB, H. Tarmidzi, hadir langsung untuk meninjau ketertiban acara agar sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku. Kehadiran dinas terkait sekaligus memberikan motivasi besar bagi para siswa yang berhasil lolos seleksi masuk.
'Kompetensi masuk di SMK Negeri 3 Mataram sangat ketat. Pesan saya kepada seluruh siswa baru agar terus menjaga motivasi belajar selama menempuh pendidikan di sini,' ujar H. Tarmidzi saat memberikan arahannya kepada peserta didik baru. Menurutnya, konsistensi semangat belajar di sekolah kejuruan akan menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif pasca-kelulusan nanti.
Senada dengan hal tersebut, Kepala SMK Negeri 3 Mataram, Sulman Haris, mengingatkan para peserta didik baru untuk senantiasa mensyukuri kesempatan emas menjadi bagian dari institusi tersebut. Berdasarkan data panitia penerimaan, sekolah ini tercatat sebagai SMK dengan jumlah pendaftar tertinggi di seluruh wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Tingginya animo masyarakat menuntut komitmen yang kuat dari siswa yang terpilih.
'Perjuangan kalian untuk diterima di sini sangat ketat. Oleh karena itu, rasa syukur harus diwujudkan dengan kesungguhan dalam belajar,' tegas Sulman Haris di hadapan ratusan siswa baru. Ia juga menambahkan bahwa tingkat kehadiran dan kepatuhan terhadap aturan sekolah akan menjadi indikator utama untuk mengukur keseriusan serta motivasi belajar masing-masing anak didik.
Lebih jauh, Sulman mengajak seluruh peserta didik baru untuk mulai mengadopsi dan membiasakan budaya industri sejak hari pertama sekolah. Salah satu implementasi konkretnya adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan sekolah secara mandiri, yang dinilai merefleksikan karakter dan etos kerja profesional. Melalui MPLS humanis ini, para siswa diharapkan mampu beradaptasi cepat dengan ekosistem digital dan praktik industri yang diterapkan di sekolah.