Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis Lantik 38 Pejabat Baru, Tekankan Inovasi dan Integritas
- Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis resmi melantik 38 pejabat administrator dan pengawas (eselon III dan IV) di halaman Balai Kota.
- Para pejabat baru diminta segera melakukan serah terima jabatan agar roda pelayanan publik tetap berjalan optimal dan tanpa kendala.
- Hendri Arnis menegaskan pentingnya kolaborasi dan menginstruksikan pelaporan pegawai berkinerja buruk ke pihak BKPSDM jika pembinaan internal gagal.
Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis resmi melantik 38 pejabat administrator dan pengawas yang tergolong dalam eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang. Prosesi pengambilan sumpah jabatan ini digelar secara khidmat di halaman Balai Kota pada Selasa, 14 Juli 2026. Langkah penyegaran organisasi ini diambil guna memperkuat kinerja perangkat daerah agar semakin responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat setempat.
Dalam arahannya, Hendri Arnis menggarisbawahi bahwa tantangan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik saat ini bergerak sangat dinamis. Oleh karena itu, para pejabat yang baru dilantik dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan berani menghadirkan terobosan baru. 'Tantangan pelayanan ke depan semakin kompleks. Karena itu saya minta bapak dan ibu terus meningkatkan kompetensi serta melahirkan inovasi-inovasi baru,' ujarnya di hadapan para pejabat.
Selain tuntutan inovasi, Wali Kota juga menekankan pentingnya proses adaptasi yang cepat di lingkungan kerja yang baru. Setiap pejabat diminta segera memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing demi menuntaskan berbagai pekerjaan krusial yang masih tertunda. Pemkot Padang Panjang menginstruksikan agar proses serah terima jabatan diselesaikan sesegera mungkin agar manajemen birokrasi tidak terhambat.
Aspek integritas dan pembinaan internal pegawai juga menjadi sorotan utama dalam agenda pelantikan ini. Hendri meminta jajaran kepemimpinan yang baru untuk mampu merangkul seluruh staf, namun tetap tegas terhadap pelanggaran disiplin kerja. 'Bangun kerja sama yang baik di lingkungan kerja masing-masing. Bina pegawai yang belum menunjukkan kinerja optimal. Namun jika tidak ada perubahan, laporkan kepada BKPSDM agar dapat dilakukan pembinaan sesuai ketentuan,' tutur Hendri dengan tegas.
Adapun sejumlah pejabat strategis yang menempati posisi baru di antaranya adalah Teddy Refianto yang kini menjabat sebagai Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota (Setdako), serta Rozi sebagai Kepala Bagian Hukum Setdako. Posisi penting lainnya diisi oleh Khairul Abdi sebagai Kabag Kesra Setdako, Subeki sebagai Kabag Perekonomian dan SDA Setdako, Rika Fitria Hasti sebagai Kabag Persidangan Setwan, Jhon Eriko sebagai Kabag Fasilitasi Setwan, Andri Putra sebagai Sekretaris Perkim LH, serta Muhammad Ali Tabrani selaku Sekretaris Disdukcapil.