Nekat Bakar Sampah Dekat Pemukiman, Warga Pringgabaya Lombok Timur Panik Dikepung Asap
- Kebakaran tempat pembuangan sampah di Desa Pengosong, Kecamatan Pringgabaya sempat memicu kepanikan massal warga setempat.
- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lombok Timur mengerahkan satu unit mobil damkar dan lima personel untuk menjinakkan api.
- Pihak berwenang menduga kuat kebakaran dipicu oleh kelalaian warga yang melakukan aktivitas pembakaran sampah sembarangan.
Kepanikan melanda warga Desa Pengosong, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur setelah sebuah lahan pembuangan sampah mendadak terbakar hebat. Kobaran api yang terus membesar dikhawatirkan merembet ke area permukiman, sementara kepulan asap hitam pekat dilaporkan mulai mengganggu aktivitas warga sekitar serta mengancam keselamatan pengguna jalan di jalur utama.
Merespons situasi darurat tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lombok Timur langsung bergerak cepat setelah menerima laporan darurat dari masyarakat setempat. Guna memutus perambatan api, otoritas terkait segera menerjunkan armada tempur beserta personel penyelamat ke titik lokasi kebakaran.
"Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan asesmen, pemadaman, dan pendinginan agar api tidak meluas ke kawasan permukiman," ujar Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkarmat Kabupaten Lombok Timur, Satijah.
Setelah berjibaku dengan kobaran api di lapangan, tim petugas akhirnya berhasil mengendalikan seluruh titik api secara total sebelum menyentuh bangunan rumah warga. Beruntung, insiden ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun korban luka-luka, meskipun total kerugian material akibat kerusakan lingkungan masih terus dihitung oleh pihak berwenang.
"Penyebab sementara diduga berasal dari pembakaran sampah oleh warga. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama di lokasi yang berdekatan dengan permukiman karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar," kata Satijah menegaskan.
Lebih lanjut, Satijah mengingatkan bahwa tindakan ceroboh membakar sampah secara liar tidak hanya memicu bahaya kebakaran struktural, melainkan juga merusak kualitas udara dan memicu gangguan pernapasan akut bagi penduduk. Pihak Damkarmat pun meminta seluruh elemen masyarakat untuk segera mengubah pola pengelolaan limbah rumah tangga demi menjaga kelestarian lingkungan bersama.