Chile Lolos dari Lubang Jarum, Risiko Resesi Ekonomi Menurun Drastis Karena Faktor Ini
- Pusat studi Universidad Catolica (CLAPES UC) melaporkan bahwa probabilitas resesi ekonomi di Chile mengalami penurunan signifikan pada bulan Juni.
- Dari 12 model statistik yang digunakan untuk memprediksi siklus ekonomi, 9 di antaranya menunjukkan tren penurunan risiko resesi.
- Penurunan risiko ini didorong oleh berkurangnya ketidakpastian bisnis global serta performa sektor manufaktur Amerika Serikat yang sempat membaik.
Ancaman resesi yang membayangi Chile perlahan mulai terkikis seiring dengan membaiknya sejumlah indikator makroekonomi. Pusat studi terkemuka dari Universidad Catolica, CLAPES UC, melaporkan bahwa probabilitas terjadinya resesi ekonomi di negara Amerika Latin tersebut mengalami penurunan signifikan pada bulan Juni. Data terbaru ini membawa angin segar bagi pelaku pasar yang sempat khawatir terhadap perlambatan ekonomi domestik.
Berdasarkan pembaruan bulanan terhadap 12 model statistik yang digunakan untuk mengantisipasi perubahan siklus ekonomi, 9 model di antaranya menunjukkan penurunan risiko jika dibandingkan dengan bulan Mei. Bahkan, hanya ada dua model statistik yang mencatatkan indikator risiko di atas ambang batas 15%. Angka-angka individu dalam pemodelan tersebut kini bergerak stabil di kisaran yang relatif aman, yakni antara 8,1% hingga 19,3%.
Pihak CLAPES UC menjelaskan bahwa melandainya risiko resesi ini tidak lepas dari pengaruh eksternal, terutama dari negara mitra dagang utama mereka. "Para penulis mengaitkan penurunan ini dengan efek tertunda dari berkurangnya ketidakpastian bisnis dan peningkatan kinerja manufaktur di Amerika Serikat," tulis laporan resmi tersebut. Sentimen positif dari Amerika Serikat ini memberikan stimulus tidak langsung yang memperkuat stabilitas ekonomi domestik Chile.
Kendati demikian, para pengamat ekonomi mengingatkan bahwa pemulihan ini masih dibayangi oleh sejumlah tantangan yang dinamis. Model prediksi untuk bulan-bulan mendatang menunjukkan adanya tekanan baru yang berpotensi menahan laju pertumbuhan. Hal ini dipicu oleh adanya penurunan produktivitas manufaktur di Amerika Serikat yang kembali terjadi serta penurunan indeks kepercayaan bisnis di dalam negeri Chile sendiri selama dua bulan berturut-turut.
Melalui hasil riset komprehensif ini, CLAPES UC menarik kesimpulan optimistis bahwa potensi Chile untuk terperosok ke dalam fase resesi dalam waktu dekat terkategori sangat minim. "Probabilitas ekonomi Chile memasuki fase resesi adalah rendah, yang menunjukkan risiko jangka pendek yang kecil," tegas lembaga tersebut dalam pernyataan penutupnya. Kondisi ini memberikan sinyal kuat bahwa fondasi ekonomi Chile cukup tangguh dalam meredam gejolak pasar global.