Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hukum
  • Entertainment
  • Bisnis
  • Budaya
  • Lingkungan
  • Teknologi
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Kolombia
  • Inggris
  • Iran
  • Bali
  • Prancis
  • Surabaya
  • Yogyakarta
  • Spanyol
Kategori
Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Hukum Entertainment Bisnis Budaya Lingkungan Teknologi
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Inggris Iran Bali Prancis Surabaya Yogyakarta Spanyol

Serangan Rusia di Odesa Tewaskan Tiga Orang, Ukraina Balas Targetkan Kapal di Laut Hitam

Aditya Ramadhan • 15 Juli 2026, 19:15 • Internasional
  • Rusia melancarkan serangan udara masif selama lima hari berturut-turut ke infrastruktur pelabuhan di Odesa dan Mykolaiv, menewaskan sedikitnya tiga orang.
  • Ukraina membalas agresi tersebut dengan mengerahkan armada drone untuk menyerang 20 kapal milik Rusia di kawasan strategis Laut Hitam.
  • Ketegangan ini terjadi bersamaan dengan kunjungan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen ke Kyiv guna memperkuat integrasi pertahanan dengan Uni Eropa.

Pertempuran sengit antara Rusia dan Ukraina kembali berkobar di wilayah perairan strategis Laut Hitam. Serangan udara beruntun yang diluncurkan militer Rusia menghantam infrastruktur pelabuhan penting di Odesa dan Mykolaiv, Ukraina selatan. Gubernur wilayah Odesa, Oleh Kiper, mengonfirmasi bahwa serangan masif menggunakan kombinasi drone dan rudal ini telah berlangsung selama lima hari berturut-turut dengan menargetkan kawasan industri serta fasilitas sipil.

Gempuran tanpa henti ini dilaporkan merenggut korban jiwa dari kalangan warga sipil setempat. Kepala Administrasi Militer Kota Odesa, Serhiy Lysak, menyatakan bahwa sedikitnya tiga orang tewas dan tiga lainnya mengalami luka-luka akibat hantaman proyektil Rusia di Odesa. Kementerian Pertahanan Rusia membenarkan operasi militer tersebut dengan mengeklaim bahwa target serangan mereka di pelabuhan Odesa dan Chernomorsk merupakan fasilitas penyimpanan bahan bakar serta perakitan drone militer Ukraina.

Langkah Rusia mengintensifkan serangan ke pelabuhan-pelabuhan di wilayah Odesa Raya dinilai sebagai upaya melumpuhkan urat nadi perekonomian Ukraina. Pelabuhan tersebut merupakan jalur utama ekspor biji-bijian dan komoditas penting lainnya yang menyokong ketahanan ekonomi Ukraina di masa perang. Di sisi lain, militer Ukraina tidak tinggal diam dan langsung melancarkan aksi balasan yang terorganisasi untuk mengganggu jalur logistik pasukan Kremlin.

Komandan Pasukan Drone Ukraina, Robert Brovdi, mengeklaim bahwa pihaknya berhasil melumpuhkan sejumlah kapal Rusia di Laut Hitam dalam operasi pembalasan tersebut. 'Kami berhasil menghantam 17 kapal tanker minyak, dua kapal tanker gas, dan satu kapal tunda milik Rusia,' ujar Brovdi dalam keterangannya. Ia juga menambahkan bahwa dalam kurun waktu sembilan hari terakhir, total ada sekitar 116 kapal armada Rusia yang masuk dalam daftar target operasi pemburuan mereka untuk mengisolasi wilayah Krimea.

Di tengah eskalasi konflik yang kian memanas, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen tiba di Kyiv untuk menunjukkan dukungan diplomatik bagi Ukraina. Kunjungan ini bertujuan untuk mempercepat langkah-langkah integrasi industri pertahanan antara Ukraina dan Uni Eropa agar produksi persenjataan berjalan lebih cepat. 'Saya akan mengumumkan inisiatif baru untuk mengintegrasikan industri pertahanan kita sehingga kita dapat memproduksi lebih banyak senjata secara instan,' tulis Von der Leyen melalui akun media sosial pribadinya.

Tags: Rusia Ukraina Odesa Laut Hitam Ursula Von Der Leyen
Sumber: Al Jazeera

Artikel Lainnya

Astronot AS dan Rusia Meluncur Bersama ke Luar Angkasa Gunakan Soyuz 15 Jul 2026, 03:29
Festival Latin Terbesar Kanada Mencekam, Penembakan Massal di Toronto Tewaskan 2 Orang 15 Jul 2026, 03:03
Taliban Gelar Pertemuan Rahasia dengan Uni Eropa di Brussels Bahas Deportasi 15 Jul 2026, 06:03
Penembakan Massal di Sekolah Filipina, 3 Siswa Tewas dan 7 Terluka 15 Jul 2026, 06:03

Terbaru

Kisah WS Game Company, Coba Bikin Monopoly 'Made in USA' Demi Hindari Tarif Donald Trump 15 Jul 2026, 19:42
Kabar Baik Pengusaha SPBU Kolombia, SOLDICOM Perpanjang Otomatis Polis Asuransi RCE Mulai 1 Agustus 15 Jul 2026, 19:41
Piala Dunia 2026, Penjualan SPBU di Kolombia Naik hingga 4 Persen 15 Jul 2026, 19:41
RUU Perumahan AS Resmi Jadi Undang-Undang Tanpa Tanda Tangan Donald Trump 15 Jul 2026, 19:40
Persebaya Youthcon 2026, Wadah Kreativitas Generasi Muda Menyambut HUT ke-99 Bajol Ijo 15 Jul 2026, 19:40
Tren Kado Hari Anak 2026, Konsol Nintendo Switch 2 dan Mainan Edukasi Jadi Buruan Utama 15 Jul 2026, 19:38
Sah Resmi Berlaku, Jam Kerja di Kolombia Turun Jadi 42 Jam Seminggu Tanpa Potong Gaji 15 Jul 2026, 19:38

Kategori

Nasional 61 artikel
Internasional 60 artikel
Ekonomi 59 artikel
Olahraga 53 artikel
Hukum 26 artikel
Entertainment 21 artikel
Bisnis 21 artikel
Budaya 17 artikel
Lingkungan 14 artikel
Teknologi 6 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Inggris Iran Bali Prancis Surabaya Yogyakarta Spanyol
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.