Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Entertainment
  • Bisnis
  • Budaya
  • Lingkungan
  • Teknologi
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Kolombia
  • Bali
  • Inggris
  • Iran
  • Yogyakarta
  • Spanyol
  • Argentina
  • Surabaya
Kategori
Nasional Internasional Olahraga Ekonomi Hukum Entertainment Bisnis Budaya Lingkungan Teknologi
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Bali Inggris Iran Yogyakarta Spanyol Argentina Surabaya

Horor Jatuh dari Langit, Drone Asing Gempur Sudan hingga 880 Warga Sipil Tewas!

Tim Redaksi • 20 Juli 2026, 15:29 • Internasional
  • Perang saudara di Sudan kini bertransformasi menjadi pertempuran udara mematikan dengan maraknya penggunaan drone canggih pasokan asing.
  • PBB melaporkan setidaknya 880 warga sipil tewas akibat serangan drone dalam empat bulan pertama tahun 2026, mencakup 80 persen dari total kematian sipil.
  • Kota strategis El-Obeid menjadi salah satu wilayah paling menderita dengan infrastruktur air, pasar, hingga truk bantuan kemanusiaan yang hancur dibombardir.

Perang saudara di Sudan yang telah berkecamuk selama lebih dari tiga tahun kini memasuki babak baru yang jauh lebih mengerikan dan mematikan bagi warga sipil. Wilayah strategis seperti Kota El-Obeid kini dicekam teror konstan yang datang dari langit akibat masifnya penggunaan pesawat nirawak atau drone tempur oleh kedua pihak yang bertikai. "Anda tidak bisa bersembunyi dari serangan drone," ungkap Elsadig, seorang pemuda setempat berusia 27 tahun yang harus kehilangan kaki kirinya akibat hantaman bom udara tersebut.

Transformasi taktik perang ini memicu lonjakan korban jiwa yang sangat drastis di kalangan masyarakat yang tidak berdosa. Berdasarkan data terbaru dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serangan drone telah menewaskan sedikitnya 880 warga sipil hanya dalam empat bulan pertama tahun 2026 saja. Angka mengerikan ini menyumbang lebih dari 80 persen dari keseluruhan total kematian warga sipil yang tercatat oleh PBB di negara terpukul tersebut.

Persaingan senjata udara ini didorong oleh pasokan teknologi militer dari luar negeri yang terus mengalir kepada Angkatan Bersenjata Sudan (SAF) pimpinan Abdel Fattah al-Burhan maupun pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) di bawah kendali Hemedti. SAF dilaporkan mendapat sokongan drone jenis Bayraktar TB2 dari Turki yang berhasil memukul mundur lawan dari ibu kota Khartoum. Di sisi lain, militer RSF juga memperkuat armadanya dengan drone jarak jauh FH-95 buatan China yang diduga kuat disalurkan melalui jaringan pemasok di Uni Emirat Arab.

Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Türk, menyatakan kekhawatiran mendalam atas taktik perang yang sengaja menyasar fasilitas publik dan memutus urat nadi kehidupan kota. Sepanjang bulan Juni saja, terdapat 15 serangan drone yang terverifikasi menghantam pasar, sekolah, stasiun pengisian bahan bakar, hingga infrastruktur air bersih di sekitar El-Obeid. Pihak PBB menegaskan bahwa serangan-serangan ini bukan lagi sekadar dampak tidak langsung dari pertempuran, melainkan sudah menjadi strategi militer utama untuk melumpuhkan fungsi kota.

Akibat eskalasi serangan udara yang membabi buta ini, penyaluran bantuan kemurnian internasional menjadi sangat terhambat dan berbahaya untuk dilakukan. Baru-baru ini, sebuah truk milik Badan Pengungsi PBB (UNHCR) yang mengangkut puluhan ton logistik darurat hancur total setelah dihantam rudal drone di tengah jalan. Blokade udara dan kehancuran masif ini diprediksi akan mempercepat bencana kelaparan terburuk di dunia yang kini mengancam nasib belasan juta rakyat Sudan.

Tags: Sudan El-Obeid Khartoum Turki Uni Emirat Arab
Sumber: CNN

Artikel Lainnya

Efek Kemenangan Abelardo de la Espriella, Gebrakan Baru Sektor Bahan Bakar Kolombia 15 Jul 2026, 11:06
10 Tahun Kudeta Gagal Turki, Transformasi Hubungan Militer dan Sipil di Bawah Erdogan 15 Jul 2026, 15:31
Festival Latin Terbesar Kanada Mencekam, Penembakan Massal di Toronto Tewaskan 2 Orang 15 Jul 2026, 03:03
Penembakan Massal di Sekolah Filipina, 3 Siswa Tewas dan 7 Terluka 15 Jul 2026, 06:03

Terbaru

Bikin Terharu, Pastor Johanis Mangkey Luncurkan Buku Refleksi dan Ziarah Makam Rayakan 45 Tahun Imamat 20 Jul 2026, 16:12
Dorong Perlindungan Karya Kampus, Universitas Bima Internasional MFH Resmi Luncurkan Sentra KI 20 Jul 2026, 16:11
Heboh Sekolah Sepi Peminat di Bantul, Efek Tren Anak Muda Tunda Nikah dan Punya Anak? 20 Jul 2026, 16:11
Terobosan Inklusif, RRI Padang Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 Ramah Tunanetra 20 Jul 2026, 16:10
Dua Daerah Mundur Efek Anggaran, Cabor Cricket Porprov XII NTB Resmi Dimulai Pertandingkan 4 Emas 20 Jul 2026, 16:10
Heboh Rencana SPP SMA-SMK Ditolak Dedi Mulyadi, DPRD Jabar Tetap Lanjut Bahas! 20 Jul 2026, 16:09
Heboh Program 3 Juta Rumah Subsidi, REI Sidoarjo Bongkar Tantangan Besar Pengembang! 20 Jul 2026, 16:09

Kategori

Nasional 162 artikel
Internasional 138 artikel
Olahraga 133 artikel
Ekonomi 128 artikel
Hukum 65 artikel
Entertainment 59 artikel
Bisnis 41 artikel
Budaya 38 artikel
Lingkungan 35 artikel
Teknologi 21 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Bali Inggris Iran Yogyakarta Spanyol Argentina Surabaya
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.