Dituduh Jadi Wanita Simpanan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Pengacara Muda Ini Buka Suara
- Advokat muda Yuenchi Arwindi mengklarifikasi tudingan yang menyebut dirinya sebagai wanita simpanan eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
- Yuenchi menegaskan tidak pernah mengenal atau bertemu langsung dengan mantan pejabat Kejaksaan Agung tersebut.
- Pihak Yuenchi kini tengah mendata akun-akun media sosial yang menyebarkan fitnah untuk segera dibawa ke jalur hukum.
Pengacara muda Yuenchi Arwindi akhirnya buka suara terkait rumor liar yang menyeret namanya di jagat maya. Melalui sebuah video klarifikasi yang diunggah pada Rabu, advokat asal Lampung tersebut membantah keras tuduhan yang menyebut dirinya sebagai wanita simpanan dari mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Tudingan ini beredar luas setelah sejumlah akun media sosial mengaitkannya dengan kasus dugaan korupsi sang mantan pejabat.
Merasa nama baiknya dicemarkan, Yuenchi bahkan bersumpah demi nama Tuhan bahwa isu tersebut sama sekali tidak berdasar. Dirinya menyatakan tidak memiliki hubungan personal maupun profesional dengan Febrie Adriansyah yang belakangan diterpa isu korupsi ratusan miliar rupiah. Selama berkarier sebagai penasihat hukum, Yuenchi mengaku selalu menjaga batasan dan bertindak profesional tanpa adanya kedekatan khusus dengan pihak kejaksaan.
'Itu tidak benar, Sumpah Demi Allah. saya tidak pernah bertemu beliau, ini fitna,' ujar Yuenchi Arwindi dengan nada kesal dalam video klarifikasinya. Perempuan yang mengambil sumpah advokat di Pengadilan Tinggi Bandar Lampung ini mengaku sangat heran mengapa namanya mendadak dikaitkan dengan pusaran kasus yang menjerat mantan petinggi korps adhyaksa tersebut.
Lebih lanjut, Yuenchi menduga isu miring ini sengaja diembuskan oleh pihak tidak bertanggung jawab hanya karena latar belakang tempat kerjanya terdahulu. Ia sempat bekerja di sebuah kantor hukum yang lokasinya kebetulan berdekatan dengan Gedung Kejaksaan Agung RI di Jakarta. Kendati demikian, ia menegaskan kedekatan geografis tersebut tidak bisa dijadikan dasar untuk menudingnya terlibat dalam lingkaran personal maupun aliran dana pencucian uang.
Lantaran enggan membiarkan fitnah ini bergulir semakin liar, Yuenchi bersama timnya kini bersiap untuk mengambil langkah tegas. Ia berencana membawa perkara pencemaran nama baik ini ke ranah kepolisian demi membersihkan reputasinya sebagai penegak hukum yang bersih. Saat ini, tim hukumnya sedang mengumpulkan data dan menginventarisasi akun-akun media sosial yang terbukti aktif menyebarkan narasi bohong tersebut semenjak mencuatnya isu penggeledahan rumah Febrie di kawasan Sentul, Bogor.