Terseret Skandal Militer, Song Mino WINNER Mengaku Beri Bantuan ke Atasan
- Song Mino WINNER mengakui telah menjalin hubungan pribadi dan memberikan bantuan kepada mantan atasannya saat menjalani wajib militer.
- Bantuan tersebut meliputi peminjaman uang, konsultasi menari untuk anak sang atasan, hingga pergi memancing bersama selama dua hari.
- Meskipun jaksa menuntut hukuman 1,5 tahun penjara atas pelanggaran wamil, Mino membantah adanya pertukaran fasilitas atau perlakuan khusus.
Personel dari boy group K-pop generasi ketiga WINNER, Song Mino, mengejutkan publik setelah mengaku melakukan beberapa bantuan pribadi untuk mantan pengawas pelayanan publiknya. Pengakuan ini muncul di tengah kontroversi dan penyelidikan yang sedang berlangsung terkait dugaan perlakuan khusus yang diterimanya selama masa wajib militer. Di hadapan pengadilan, sang idola membeberkan dinamika hubungannya dengan atasannya tersebut yang dinilai melintasi batas profesional.
Dalam kesaksiannya, Song Mino membenarkan bahwa dirinya dan sang atasan yang diidentifikasi sebagai Tuan A, telah mengembangkan hubungan pertemanan yang dekat. Rapper utama WINNER ini mengaku pernah meminjamkan uang kepada Tuan A, memberikan masukan mengenai kegiatan menari anak Tuan A, hingga pergi berlibur memancing bersama selama dua hari. Kendati demikian, jaksa mencurigai adanya motif terselubung di balik kedekatan profesional yang tidak biasa ini.
Pihak kejaksaan kemudian mempertanyakan apakah berbagai bentuk kebaikan dan bantuan tersebut merupakan upaya suap atau imbalan agar Mino mendapatkan hak istimewa selama bertugas. Namun, Mino dengan tegas membantah tuduhan tersebut dan berdalih bahwa itu murni atas dasar solidaritas pertemanan. 'Saya tidak pernah melakukan hal-hal tersebut dengan mengharapkan perlakuan khusus atau imbalan apa pun. Itu murni pertemanan yang berkembang selama masa tugas saya,' ujar Mino dalam persidangan.
Mino juga menjelaskan bahwa mantan atasannya itu memang menaruh perhatian lebih terhadap kondisi kesehatannya yang tidak stabil. Selama masa penugasan, Mino mengaku menderita gangguan bipolar dan gangguan panik yang cukup parah hingga dokter sempat menyarankannya untuk menunda wamil. 'Tidak masuk kerja sepenuhnya adalah tanggung jawab saya. Meninggalkan pos adalah keputusan saya sendiri. Saya merasa sangat menyesal dia harus menjalani persidangan karena saya,' tambah pelantun lagu Fiancé tersebut.
Kasus penyimpangan tugas militer ini menambah panjang daftar kontroversi wajib militer di kalangan pesohor Korea Selatan. Di akhir persidangannya, Mino bahkan mengungkapkan penyesalan mendalam atas keputusannya yang memaksakan diri untuk menyelesaikan masa kedinasannya. Sementara itu, jaksa sebelumnya telah menuntut hukuman satu tahun enam bulan penjara untuk Song Mino atas kasus pelanggaran wajib militer ini, dan sidang lanjutan untuk Tuan A dijadwalkan kembali pada tanggal 20 Agustus mendatang.