Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Entertainment
  • Bisnis
  • Budaya
  • Lingkungan
  • Teknologi
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Kolombia
  • Bali
  • Inggris
  • Iran
  • Yogyakarta
  • Spanyol
  • Argentina
  • Surabaya
Kategori
Nasional Internasional Olahraga Ekonomi Hukum Entertainment Bisnis Budaya Lingkungan Teknologi
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Bali Inggris Iran Yogyakarta Spanyol Argentina Surabaya

Sindir Halus Pemerintah, Komunitas Asep Sukses Gelar Acara Besar Pakai Modal Rp 100 Ribu dari Dinsos

Tim Redaksi • 19 Juli 2026, 19:00 • Budaya
  • Komunitas Asep Asep (KAA) membuktikan mentalitas berdikari dengan sukses menggelar Milangkala ke-10 di Sumedang meski minim bantuan dana dari instansi pemerintah.
  • Ketua DPD KAA Sumedang menyindir secara elegan bantuan dari Dinas Sosial yang hanya sebesar Rp 100 ribu untuk acara berskala provinsi tersebut.
  • Acara satu dekade ini tetap berjalan meriah dan dihadiri oleh Kepala Kesbangpol Jawa Barat serta Raja Keraton Sumedang Larang.

Komunitas Asep Asep (KAA) membuktikan bahwa keterbatasan anggaran dari pemangku kebijakan bukan penghalang untuk menyelenggarakan kegiatan berskala besar. Meski secara ironis hanya menerima bantuan sebesar Rp 100 ribu dari Dinas Sosial, komunitas berbasis nama tradisional ini tetap sukses menggelar peringatan Milangkala HUT ke-10. Acara satu dekade tersebut berlangsung meriah di pelataran Gedung Negara Sumedang pada Minggu, 19 Juli 2026.

Dalam hajatan akbar ini, KAA menunjukkan eksistensinya yang kokoh di tengah masyarakat melalui narasi solidaritas dan mentalitas berdikari. Menariknya, acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Barat. Kehadiran pejabat teras tersebut seolah menjadi stempel legalitas sekaligus pengakuan negara bahwa komunitas unik ini merupakan mitra strategis dalam menjaga stabilitas budaya di tanah Pasundan.

Tidak hanya mendapat atensi dari struktur pemerintahan, rombongan KAA juga disambut hangat oleh otoritas tertinggi adat setempat. Mereka diterima langsung oleh Pemimpin atau Raja Keraton Sumedang Larang, Paduka Yang Mulia (PYM) Sri Radya H. Rd. I. Lukman Soemadisoeria. Tokoh adat tersebut turut didampingi oleh Raden Luky Djohari Soemawilaga yang menjabat sebagai Ketua Yayasan Nazhir Wakaf Pangeran Sumedang (YNWPS).

Ketua DPD KAA Kabupaten Sumedang, Asep Dedi Fairus, melemparkan sebuah pernyataan tajam yang menegaskan jati diri pergerakan organisasi mereka. Dengan dialek Sunda yang lugas dan apa adanya, ia mengingatkan seluruh anggota mengenai esensi sejati dari pergerakan mandiri tersebut. "Asep Asep kudu kompak, tanpa ada bantuan pihak mana pun, prinsip kemandirian yang menjadi motor utama organisasi," kata Asep Dedi di hadapan para anggotanya.

Ia secara gamblang merinci realitas bantuan dari berbagai instansi yang dinilai sangat minim untuk ukuran acara skala provinsi. Bantuan tersebut mulai dari dana khitanan massal dari BJB sebesar Rp 2,5 juta, sokongan BRI senilai Rp 500 ribu, hingga bantuan Dinas Sosial yang hanya Rp 100 ribu. "Alhamdulillah pamajakeun aya ti pihak pemerintah aya bantuan, eweuh kade," selorohnya secara realistis yang berarti urusan pajak selalu ada ditagih pemerintah, namun giliran bantuan nilainya tidak berarti.

Pernyataan menggelitik tersebut bukanlah bentuk keluhan cengeng, melainkan sebuah pembuktian mentalitas juara dari para pemilik nama Asep. KAA ingin menunjukkan sinisme yang elegan kepada birokrasi bahwa keterbatasan anggaran dari instansi formal sama sekali bukan batu sandungan. Bermodalkan patungan kolektif dan militansi anggotanya, mereka sukses memobilisasi massa bahkan memfasilitasi kegiatan sosial khitanan massal bagi masyarakat yang membutuhkan.

Tags: Sumedang Jawa Barat Keraton Sumedang Larang Dinas Sosial Bjb
Sumber: rri.co.id

Artikel Lainnya

Boboko Perkuat Persatuan Bobotoh lewat Edukasi dan Aksi Sosial 15 Jul 2026, 10:50
Ancaman Ledakan Sampah TPA Cipayung, Damkar Depok Siaga Penyiraman Rutin 17 Jul 2026, 07:40
Gebrakan DPRD Karawang, Dua Pansus Diresmikan Demi Ekonomi Desa dan Industri 20 Jul 2026, 15:22
Petugas KAI Dipukul di Garut, Gubernur Jabar KDM Angkat Bicara 16 Jul 2026, 15:15

Terbaru

Bikin Terharu, Pastor Johanis Mangkey Luncurkan Buku Refleksi dan Ziarah Makam Rayakan 45 Tahun Imamat 20 Jul 2026, 16:12
Dorong Perlindungan Karya Kampus, Universitas Bima Internasional MFH Resmi Luncurkan Sentra KI 20 Jul 2026, 16:11
Heboh Sekolah Sepi Peminat di Bantul, Efek Tren Anak Muda Tunda Nikah dan Punya Anak? 20 Jul 2026, 16:11
Terobosan Inklusif, RRI Padang Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 Ramah Tunanetra 20 Jul 2026, 16:10
Dua Daerah Mundur Efek Anggaran, Cabor Cricket Porprov XII NTB Resmi Dimulai Pertandingkan 4 Emas 20 Jul 2026, 16:10
Heboh Rencana SPP SMA-SMK Ditolak Dedi Mulyadi, DPRD Jabar Tetap Lanjut Bahas! 20 Jul 2026, 16:09
Heboh Program 3 Juta Rumah Subsidi, REI Sidoarjo Bongkar Tantangan Besar Pengembang! 20 Jul 2026, 16:09

Kategori

Nasional 162 artikel
Internasional 138 artikel
Olahraga 133 artikel
Ekonomi 128 artikel
Hukum 65 artikel
Entertainment 59 artikel
Bisnis 41 artikel
Budaya 38 artikel
Lingkungan 35 artikel
Teknologi 21 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Bali Inggris Iran Yogyakarta Spanyol Argentina Surabaya
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.