Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono resmi menyandang pangkat Inspektur Jenderal atau jenderal bintang dua. Kenaikan pangkat ini juga diikuti oleh sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya lainnya.
“Sekaligus menjadi amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan semakin profesional dan berintegritas," ujar Kombes Budi Hermanto.”
— Polda Metro Jaya
Polda Metro Jaya memberikan penjelasan resmi terkait kenaikan pangkat Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono menjadi Inspektur Jenderal atau jenderal bintang dua. Momentum ini menandai langkah penting dalam perjalanan karir kepolisian yang bersangkutan di lingkungan institusi Polri.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa kenaikan pangkat tersebut merupakan wujud pembinaan karier serta bagian dari dinamika organisasi. "Sekaligus menjadi amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan semakin profesional, berintegritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Budi dalam keterangannya.
Dasar dari kenaikan pangkat perwira tinggi tersebut mengacu pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 82/POLRI/TAHUN 2026. Ketentuan tertanggal 1 September 2026 itu mengatur secara resmi kenaikan pangkat ke dan dalam golongan Perwira Tinggi Polri.
Prosesi upacara Korps Raport kenaikan pangkat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Acara sakral tersebut dilangsungkan di Gedung Rupattama Mabes Polri dengan dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi lainnya.
Daftar Pejabat Utama Polda Metro yang Naik Pangkat
Selain posisi Wakapolda Metro Jaya, sejumlah pejabat utama di lingkungan Polda Metro Jaya turut menerima kenaikan satu tingkat lebih tinggi. Para perwira menengah tersebut kini resmi menyandang pangkat Brigadir Jenderal atau jenderal bintang satu.
Pejabat utama yang mendapatkan kenaikan pangkat meliputi Irwasda Polda Metro Jaya Brigjen Sri Satyatama. Selain itu, Karo Ops Polda Metro Jaya Brigjen Laode Aries El Fathar serta Karo Rena Polda Metro Jaya Brigjen Teguh Tri Sasongko turut masuk dalam daftar.
Kombes Budi Hermanto menerangkan bahwa meskipun terjadi peningkatan golongan kepangkatan, para pejabat tersebut tetap menjalankan tugas di posisinya masing-masing. Penyesuaian ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan operasional kepolisian di wilayah hukum ibu kota.
Penyesuaian pangkat bintang dua untuk Wakapolda Metro Jaya ini juga menyelaraskan struktur kepemimpinan di tingkat wilayah. Posisi strategis Kapolda Metro Jaya sendiri saat ini diemban oleh Komjen Asep Edi Suheri.
Read Also
China Disebut Batasi Informasi dan Kesaksian Penyintas Banjir Tibet
Pemerintah China dikabarkan memperketat sensor dan membatasi informasi serta...
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bergerak ke Barat Picu Hujan Abu di Bandar Lampung
Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda memicu hujan abu yang...
Wagub Jatim Emil Dardak Ungkap Kelalaian Manusia Jadi Dugaan Awal Kebakaran Bromo
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, menyebut kelalaian manusia sebagai...
Mengenal Perbedaan Gunung Krakatau dan Gunung Anak Krakatau yang Kembali Erupsi
Gunung Anak Krakatau kembali menjadi sorotan publik setelah mengalami erupsi...
Harapan dan Penguatan Soliditas Organisasi
Pihak kepolisian berharap kenaikan pangkat para perwira tinggi ini mampu mendongkrak kualitas pengayoman kepada masyarakat luas. Jajaran polda berkomitmen untuk terus meningkatkan standar operasional perlindungan keamanan di wilayah hukum Jakarta dan sekitarnya.
Berbagai pihak di internal kepolisian menilai bahwa penyegaran struktural ini penting untuk menghadapi tantangan kamtibmas yang semakin kompleks. Peningkatan kompetensi pimpinan diharapkan berdampak langsung pada efektivitas penegakan hukum di lapangan.
Ke depan, institusi kepolisian berencana untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektoral guna mengoptimalkan pelayanan publik. Evaluasi berkala terhadap kinerja satuan kerja juga akan terus digalakkan secara konsisten.
Keluarga besar Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pimpinan tertinggi Polri terhadap para perwira yang bertugas. Seluruh jajaran ditekankan untuk senantiasa menjaga nama baik institusi dalam menjalankan tugas negara.