Semifinal Piala Dunia 2026, Inggris Dinilai Tak Perlu Takut Hadapi Argentina
- Inggris akan menantang juara bertahan Argentina dalam babak semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta pada Rabu waktu setempat.
- Performa Argentina dinilai sedang goyah setelah harus melewati babak perpanjangan waktu dua kali dan kebobolan lima gol di fase gugur.
- Kelemahan lini pertahanan Tim Tanggo dan faktor taktik Thomas Tuchel menjadi modal besar bagi The Three Lions untuk melaju ke final.
Tim nasional Inggris akan menghadapi ujian besar saat bersua juara bertahan Argentina dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 pada Rabu waktu setempat. Banyak pihak kini justru lebih mengunggulkan The Three Lions berkat perkembangan pesat mereka selama satu dekade terakhir. Meski keberadaan sosok megabintang Lionel Messi tetap menjadi ancaman nyata, skuad asuhan Thomas Tuchel disebut sama sekali tidak memiliki alasan untuk takut saat bertanding di Atlanta nanti.
Perjalanan Argentina menuju babak empat besar ini terbilang sangat terseok-seok meskipun mereka berstatus sebagai juara bertahan. Tim asuhan Lionel Scaloni memang sempat tampil perkasa di fase grup, namun mereka mulai menunjukkan celah besar ketika memasuki babak gugur. Lionel Messi dan kawan-kawan bahkan membutuhkan babak perpanjangan waktu untuk menyingkirkan tim lemah Tanjung Verde dan Swiss, serta hampir kalah dari Mesir di babak 16 besar.
Lini pertahanan Argentina menjadi sorotan tajam setelah kebobolan lima gol dalam tiga pertandingan terakhir di fase gugur. Legenda sepak bola Inggris, Chris Waddle, menilai bahwa sektor belakang Tim Tanggo sangat lambat dan kurang memiliki mobilitas. 'Inggris akan mendapatkan banyak keyakinan dan kepercayaan diri saat mereka melihat Argentina bermain dan menyadari bahwa mereka tidak bisa bertahan,' ujar Waddle saat memberikan analisisnya.
Pertempuran di sektor lini tengah diprediksi akan menjadi kunci utama yang menentukan pemenang dalam duel klasik ini. Kehadiran trio Jude Bellingham, Elliot Anderson, dan Declan Rice di kubu Inggris diyakini mampu mengungguli fisik serta atletisitas para gelandang Argentina. Di sisi lain, penurunan performa fisik Messi yang mulai kelelahan akibat jadwal padat juga dapat dimanfaatkan dengan baik oleh lini belakang The Three Lions.
Selain materi pemain di lapangan, faktor kecerdasan taktik Thomas Tuchel menjadi senjata paling mematikan yang dimiliki oleh Inggris saat ini. Mantan penyerang Inggris, Wayne Rooney, juga mengingatkan bahwa Messi sering kali menjadi titik lemah saat timnya sedang bertahan. Dengan taktik jitu dari Tuchel dan lini depan yang sedang tajam, Inggris berpeluang besar mengakhiri penantian selama 60 tahun untuk kembali lolos ke babak final Piala Dunia.