BHS Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia, Upayakan Silaturahmi dan Jaring Aspirasi Warga Sidoarjo
- Anggota DPR RI Komisi VII Bambang Haryo Soekartono (BHS) menggandeng TVRI untuk menggelar acara nonton bareng (nobar) semifinal Piala Dunia 2026 bagi warga Sidoarjo.
- Acara nobar ini dimanfaatkan sebagai sarana hiburan rakyat sekaligus ruang komunikasi langsung untuk menyerap aspirasi dan mempererat silaturahmi masyarakat.
- BHS mendorong pembudayaan olahraga demi kesehatan serta memotivasi pengembangan talenta pesepak bola muda di Sidoarjo agar dapat menembus Tim Nasional Indonesia.
Anggota DPR RI Komisi VII Bambang Haryo Soekartono yang akrab disapa BHS menggandeng stasiun televisi nasional TVRI untuk menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan semifinal Piala Dunia 2026. Agenda yang dipusatkan di Kabupaten Sidoarjo ini tidak hanya dirancang sebagai ajang hiburan semata, melainkan juga dimanfaatkan secara optimal untuk mempererat tali silaturahmi serta menyerap aspirasi langsung dari masyarakat setempat.
Ketua Tim Pemenangan BHS, Wahyudin, mengungkapkan bahwa inisiatif nobar ini lahir dari komitmen mendalam BHS untuk selalu hadir di tengah-tengah warga. Melalui suasana santai dan penuh kebersamaan khas pencinta sepak bola, proses komunikasi timbal balik antara wakil rakyat dan konstituennya diharapkan dapat berjalan lebih natural dan efektif. Pendekatan informal seperti ini diyakini mampu memecahkan berbagai kebuntuan komunikasi yang kerap terjadi dalam formalitas birokrasi.
'Pak BHS bersama TVRI mengadakan nobar ini untuk menghibur masyarakat Sidoarjo sekaligus mempererat tali silaturahmi. Beliau selalu memiliki prinsip bahwa berbagai persoalan di Sidoarjo dapat diselesaikan melalui komunikasi dan silaturahmi yang baik,' ujar Wahyudin dalam keterangannya di Sidoarjo, Rabu, 15 Juli 2026.
Selain menjadi media perekat sosial, Wahyudin menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif mengenai pola hidup sehat melalui olahraga. BHS senantiasa mengingatkan konstituennya bahwa tubuh yang sehat merupakan fondasi utama untuk membangun produktivitas dan kesejahteraan keluarga. Oleh karena itu, antusiasme warga terhadap perhelatan akbar sepak bola sejagat ini diarahkannya pula sebagai stimulus untuk membudayakan olahraga secara rutin di lingkungan rumah tangga.
'Pak BHS ingin mengajak masyarakat semakin rajin berolahraga karena kesehatan adalah aset terbesar yang dimiliki setiap orang. Harapannya, masyarakat Sidoarjo semakin sehat dan memiliki semangat hidup yang lebih baik,' tutur Wahyudin menambahkan. Selain kesehatan fisik, BHS menaruh harapan besar agar pembinaan pesepak bola muda di Sidoarjo terus berkembang pesat sehingga dapat berkontribusi mencetak pilar-pilar baru pertahanan maupun penyerangan Tim Nasional Indonesia di masa depan.
Inisiatif positif ini disambut hangat oleh komunitas sepak bola di Sidoarjo. Agung Prasetyo, seorang pelatih sepak bola lokal di Sidoarjo, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kepedulian yang terus ditunjukkan oleh BHS terhadap ekosistem olahraga daerah. Menurutnya, perhatian konkret dari tokoh publik seperti ini sangat dibutuhkan untuk memotivasi anak-anak muda agar konsisten berlatih dan mengejar mimpi profesional mereka.
'Kami mengapresiasi perhatian besar Bapak BHS terhadap perkembangan olahraga, khususnya sepak bola. Semoga kepedulian ini menjadi contoh bagi banyak pihak sehingga pembinaan bibit-bibit pesepak bola di Sidoarjo semakin berkembang,' kata Agung.