Rico Waas Dukung Medan Jadi Tuan Rumah Silaturahmi Anak Bangsa 2026
- Wali Kota Medan Rico Waas menyatakan kesiapan Pemko Medan mendukung pelaksanaan agenda nasional Silaturahmi Anak Bangsa 2026.
- Kegiatan kepemudaan dan persatuan nasional tersebut direncanakan akan berlangsung pada 10 Oktober 2026 mendatang.
- Karakteristik Kota Medan yang multikultural dinilai sangat selaras dengan nilai-nilai toleransi yang diusung oleh Silaturahmi Anak Bangsa.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan kesiapan Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam menyokong penuh agenda berskala nasional bertajuk Silaturahmi Anak Bangsa 2026. Dukungan ini ditegaskan apabila ibu kota Provinsi Sumatra Utara tersebut resmi ditunjuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan. Rico menilai esensi kegiatan ini sangat ideal dengan jati diri Kota Medan yang dikenal luas sebagai miniatur Indonesia dengan tingkat keberagaman yang tinggi.
'Melalui kegiatan ini diharapkan semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat semakin kuat. Pemko Medan siap berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk menyukseskan kegiatan ini apabila Medan ditetapkan sebagai tuan rumah,' ujar Rico saat menerima audiensi dari jajaran pengurus SAS Center di Rumah Dinas Wali Kota Medan.
Rico menambahkan bahwa harmoni yang terjalin erat di antara keberagaman suku, agama, ras, dan adat istiadat di Kota Medan adalah pilar kekuatan daerah yang wajib dijaga. Kehadiran acara berskala nasional ini pun dipandang sebagai momentum emas untuk memperlihatkan kepada Indonesia mengenai model toleransi yang sukses diterapkan di Medan. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif lokal seiring dengan kedatangan delegasi dari berbagai penjuru tanah air.
Di sisi lain, Ketua Panitia Silaturahmi Anak Bangsa, Tulus P. Sipahutar, mengungkapkan bahwa acara akbar tersebut dijadwalkan bergulir pada 10 Oktober 2026. Pihaknya menaruh harapan besar agar Kota Medan terpilih menjadi pusat pelaksanaan program tahunan ini. Tulus menyebut rekam jejak sosial masyarakat Medan yang selalu kondusif di tengah perbedaan menjadi alasan utama penunjukan nominasi daerah ini.
'Dengan kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman, Medan menjadi lokasi yang tepat untuk menggelar kegiatan yang mengusung semangat persatuan dan kebangsaan,' tutur Tulus. Pertemuan audiensi ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menyusun langkah koordinasi awal guna mematangkan kesiapan sarana dan prasarana pendukung acara.