Pemkab Solok Selatan Tingkatkan Kompetensi 46 Guru Tahfidz Baru
- Pemerintah Kabupaten Solok Selatan membina 46 guru tahfidz baru hasil seleksi untuk mendongkrak kompetensi mengajar Al-Qur'an.
- Langkah ini merupakan bagian dari akselerasi Program Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz guna mencetak generasi muda yang berakhlak mulia.
- Saat ini Solok Selatan telah memiliki total 423 unit rumah tahfidz, baik yang dikelola pemerintah maupun secara mandiri oleh masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pondasi pendidikan keagamaan di wilayahnya. Kali ini, pemerintah daerah memberikan pembinaan intensif kepada 46 guru tahfidz baru yang telah dinyatakan lolos seleksi ketat. Langkah pembinaan ini dirancang khusus untuk meningkatkan kompetensi metode pengajaran Al-Qur'an agar mampu melahirkan generasi penghafal Al-Qur'an yang berkualitas dan berakhlakul karimah.
Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, menjelaskan bahwa pembekalan kompetensi pendidik keagamaan ini sejalan dengan realisasi Program Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz. Menurutnya, program unggulan tersebut dirancang bukan sekadar untuk mencetak penghafal Al-Qur'an, melainkan juga membangun fondasi sumber daya manusia yang berkarakter kuat, produktif, dan kompetitif secara global. Keberadaan para guru yang kompeten menjadi kunci utama kesuksesan visi jangka panjang daerah ini.
Ia menegaskan agar program pembekalan ini tidak dipandang sebelah mata oleh para peserta sebagai formalitas belaka. 'Kami berharap pembinaan ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Kegiatan ini diharapkan benar-benar menghasilkan peningkatan kualitas guru tahfidz,' ujar Yulian saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan tersebut di Hotel Pesona Alam Sangir, Rabu, 15 Juli 2026. Lebih lanjut, ia mengimbau para pendidik untuk saling bertukar ilmu demi keseragaman standar mengajar yang bermutu tinggi.
Acara pembinaan yang digarap serius ini menghadirkan jajaran narasumber tepercaya dan ahli di bidangnya masing-masing. Di antaranya adalah Sekretaris Daerah Solok Selatan Syamsurizaldi, perwakilan Kantor Kementerian Agama Solok Selatan, Bagian Kesejahteraan Rakyat, serta para pembina senior rumah tahfidz. Seluruh peserta dibekali dengan materi krusial mulai dari penyempurnaan hukum tajwid, metode cepat menghafal Al-Qur'an, strategi manajemen kelas, hingga psikologi pembentukan karakter anak didik.
Hingga saat ini, perkembangan pendidikan Al-Qur'an di Solok Selatan menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif. Daerah ini kini tercatat memiliki 268 guru tahfidz aktif yang membina 225 rumah tahfidz bentukan pemerintah daerah. Ditambah dengan 198 rumah tahfidz yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat, total institusi penghafal Al-Qur'an di Solok Selatan kini telah mencapai 423 unit yang tersebar luas di berbagai pelosok daerah.