Kawal UTBK Mandiri 2026, Unimed Kerahkan Ratusan Petugas demi Jamin Transparansi
- Universitas Negeri Medan menyiagakan total 222 petugas untuk mengawal jalannya UTBK-Mandiri 2026 yang berlangsung pada 14 hingga 15 Juli 2026.
- Rektor Unimed menegaskan seluruh proses seleksi berjalan profesional dan hasilnya murni ditentukan oleh kemampuan objektif para peserta.
- Pelaksanaan ujian ini diikuti oleh 3.950 peserta dan pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 22 Juli 2026 secara daring.
Universitas Negeri Medan (Unimed) bergerak cepat untuk memastikan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Jalur Mandiri 2026 berlangsung tanpa celah. Pihak kampus mengerahkan sebanyak 222 petugas gabungan demi menjamin ujian berjalan aman, tertib, dan transparan. Ratusan personel tersebut disiagakan penuh sepanjang pelaksanaan ujian yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh, mulai tanggal 14 hingga 15 Juli 2026.
Rincian ratusan petugas yang diterjunkan meliputi 27 penanggung jawab lokasi, 103 pengawas ruangan, dan 65 pengawas teknologi informasi yang bertugas memitigasi kecurangan digital. Selain itu, terdapat pula 22 petugas lokasi, dua administrator server, dua administrator sistem, serta satu administrator jaringan. Seluruh tim disebar ke 10 lokasi ujian strategis yang mencakup 36 ruang ujian di lingkungan area dalam kampus Unimed.
Guna mengantisipasi kendala teknis maupun nonteknis, Unimed juga memperkuat sinergi dengan lintas instansi eksternal. Manajemen kampus secara khusus telah berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) untuk menjamin pasokan daya listrik agar tetap stabil selama ujian berbasis komputer itu berlangsung. Tidak hanya itu, pengamanan ketat turut melibatkan personel TNI dan Kepolisian, lengkap dengan kesiagaan satu unit ambulans dari Palang Merah Indonesia (PMI) untuk menangani situasi darurat medis.
Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, S.T., M.Pd., menegaskan bahwa komitmen menjaga integritas akademik merupakan harga mati bagi kampusnya. Ia menyatakan bahwa ketatnya pengawasan ini dilakukan agar seluruh calon mahasiswa mendapatkan kesempatan berkompetisi secara jujur dan setara. Baharuddin juga menyoroti tingginya antusiasme masyarakat yang mendaftar pada tahun ini meskipun kuota daya tampung kampus sudah dibatasi oleh regulasi pusat.
'Memang tahun ini kalau kita disuruh nambah kuota kita untuk menambah tahun ini kan tidak boleh. Oleh karena itu evaluasi bagi kita, bahwa minat kuliah anak-anak kita sangat tinggi,' ujar Baharuddin saat memantau jalannya ujian di Medan. Ia mengimbau agar para peserta tidak memercayai calo atau oknum tidak bertanggung jawab yang mengklaim bisa meloloskan peserta dengan cara instan.
Ujian seleksi mandiri ini tercatat diikuti oleh total 3.950 peserta yang terbagi dalam tiga sesi ujian utama. Hasil perjuangan para calon mahasiswa ini nantinya akan diumumkan secara resmi pada 22 Juli 2026 mendatang. Masyarakat dapat mengakses langsung pengumuman tersebut secara daring melalui laman web resmi yang disediakan oleh Unimed.