Cegah Kriminalitas di Pusat Belanja, Polda NTB Gencarkan Patroli Rinjani Presisi di Mataram
- Subdit Gasum Direktorat Samapta Polda NTB menggelar Patroli Kota Presisi di kawasan pertokoan MGM, Cakranegara, Kota Mataram.
- Program ini bagian dari Patroli Rinjani Presisi yang merupakan program prioritas Kapolda NTB dalam memperkuat keamanan wilayah.
- Polisi mengedepankan pendekatan dialogis dengan menyerap aspirasi dari pengunjung, pedagang, hingga petugas keamanan setempat.
Aparat Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) bergerak cepat mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di pusat-pusat keramaian. Melalui Subdit Gasum Direktorat Samapta, Korps Bhayangkara menerjunkan personel bersenjata lengkap untuk melaksanakan Patroli Kota Presisi. Kali ini, wilayah yang menjadi sasaran utama adalah kawasan pertokoan MGM di Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Kawasan Cakranegara dikenal sebagai salah satu urat nadi perekonomian dan pusat perbelanjaan terbesar di Ibu Kota Provinsi NTB tersebut, sehingga perputaran uang dan aktivitas warga sangat tinggi. Guna meminimalisasi ruang gerak pelaku kriminalitas jalanan seperti pencurian, copet, dan penipuan, polisi menyisir sudut-sudut pertokoan. Langkah preventif ini diambil demi memastikan roda ekonomi masyarakat dapat berjalan tanpa ada rasa cemas.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid menjelaskan, operasi lapangan ini merupakan kelanjutan dari komitmen jangka panjang instansinya dalam mengawal stabilitas daerah. Program yang bertajuk Patroli Rinjani Presisi tersebut langsung diawasi oleh pucuk pimpinan tertinggi kepolisian daerah setempat. "Patroli Kota Presisi ini merupakan bagian dari Program Patroli Rinjani Presisi Polda NTB yang menjadi program prioritas Kapolda NTB dalam menjaga dan memelihara situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif," ujar Kombes Mohammad Kholid.
Tidak sekadar melintas dengan kendaraan dinas, para personel di lapangan juga menerapkan metode pemolisian proaktif dan humanis. Mereka turun langsung menyambangi para pedagang, pengunjung belanja, hingga petugas keamanan (satpam) yang sedang berjaga untuk membuka ruang dialog. Komunikasi dua arah ini dinilai sangat efektif untuk menyerap keluhan serta informasi riil mengenai situasi keamanan yang terjadi di tengah-tengah publik.
Kombes Mohammad Kholid menambahkan, kehadiran fisik anggota Polri di pusat aktivitas massa terbukti ampuh menurunkan niat para pelaku kejahatan untuk beraksi. Ke depan, Polda NTB berkomitmen untuk memperluas jangkauan patroli terjadwal ini ke objek vital lainnya seperti pasar tradisional, destinasi wisata, dan kawasan pemukiman padat penduduk. Dengan pengamanan berlapis ini, diharapkan iklim investasi dan kenyamanan warga di wilayah NTB tetap terjaga secara berkelanjutan.