Bebas Pelonco, Serunya MPLS Ramah di SMPK Stella Maris Surabaya Bikin Siswa Baru Betah
- Siswa baru bernama Yuichi Benedict membagikan pengalaman berharganya mengikuti MPLS Ramah di SMP Katolik Stella Maris Surabaya.
- Kegiatan MPLS ini dirancang ramah anak, bebas dari praktik perpeloncoan, serta mengutamakan nilai adaptasi yang inklusif.
- Rangkaian acara akan ditutup dengan aksi bersih-bersih lingkungan bertajuk Gerakan Indonesia Asri dan pentas seni unjuk bakat.
Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) kini semakin ramah anak dan jauh dari kesan menyeramkan. Salah satu contoh suksesnya terlihat di SMP Katolik Stella Maris Surabaya, di mana para siswa baru menjalani proses adaptasi dengan penuh kegembiraan dan kehangatan tanpa adanya bayang-bayang perpeloncoan.
Selama empat hari berturut-turut, para siswa kelas VII diajak untuk mengenal kultur sekolah dengan cara yang menyenangkan. Yuichi Benedict, salah seorang siswa baru di sekolah tersebut, menceritakan bagaimana ramahnya perlakuan guru dan para pengurus OSIS yang mendampingi mereka sejak hari pertama masuk sekolah.
"Kakak-kakak OSIS dan guru-gurunya ramah. Kami selalu dibimbing selama kegiatan, jadi tidak merasa takut atau canggung meskipun baru masuk sekolah," ujar Yuichi saat menceritakan pengalamannya, Kamis 16 Juli 2026. Kehadiran mentor yang suportif ini diakui sangat membantu mental anak-anak yang baru bertransisi dari jenjang sekolah dasar.
Selain dibekali nilai-nilai budi pekerti dan anti-perundungan, para siswa juga didorong untuk langsung memetakan minat dan bakat mereka sejak dini. Yuichi yang piawai menabuh drum, mengaku girang setelah tahu sekolah barunya memfasilitasi hobi musiknya melalui ekstrakurikuler band. Pengenalan minat bakat ini menjadi strategi sekolah agar siswa merasa memiliki ruang ekspresi yang aman.
Puncak rangkaian MPLS Ramah ini dijadwalkan rampung pada Jumat, 17 Juli 2026. Di hari terakhir ini, para siswa tidak hanya bersenang-senang, melainkan juga diajak melakukan aksi nyata menjaga bumi melalui Gerakan Indonesia Asri dengan membersihkan lingkungan sekolah, sebelum akhirnya ditutup dengan panggung kreativitas bertajuk "Show Your Talent".