Loading...

Bus Wisata Terguling di Lereng Gunung, 5 Orang Tewas

Ilustrasi tim penyelamat di lokasi kecelakaan bus wisata di pegunungan

Ilustrasi tim penyelamat di lokasi kecelakaan bus wisata di pegunungan

Share:

Bus wisata asal Belanda mengalami kecelakaan maut dan terguling di lereng Pegunungan Alpen, wilayah tenggara Swiss. Insiden tragis tersebut merenggut nyawa 5 penumpang dan melukai sekitar 40 orang lainnya.

“Saya turut berduka cita dan pikiran saya menyertai para korban dan keluarga mereka," ujar Presiden Swiss Guy Parmelin.”

— Kecelakaan Bus Wisata Swiss

Sebuah bus wisata asal Belanda mengalami kecelakaan maut dan terguling di kawasan Pegunungan Alpen, wilayah tenggara Swiss, pada Kamis sore. Peristiwa nahas yang terjadi pada 10 September 2026 tersebut mengakibatkan 5 orang penumpang tewas dan melukai lebih dari 40 orang lainnya.

Berdasarkan laporan kepolisian setempat, insiden kecelakaan bermula ketika bus melaju dari arah Zernez menuju Susch di Kanton Graubünden. Kendaraan tiba-tiba menabrak pembatas jalan sebelum akhirnya keluar jalur dan terguling di lereng jalan yang curam.

Juru Bicara Kepolisian Kanton Graubünden, Roman Rüegg, menjelaskan kronologi singkat insiden tersebut di lokasi kejadian. "Bus menabrak pembatas pengaman, lalu meninggalkan permukaan jalan dan terguling di sisi jalan," ujar Roman Rüegg kepada media pada Kamis malam.

Bus pariwisata tersebut diketahui merupakan milik perusahaan penyelenggara perjalanan Oad. Kendaraan membawa total 48 penumpang berkebangsaan Belanda yang sedang menikmati program liburan paket wisata di kawasan tersebut.

Kronologi dan Penanganan Darurat di Lokasi Kejadian

Para penumpang yang berada di dalam bus merupakan warga negara Belanda yang berangkat dari negara asal mereka sejak hari Senin. Mereka melakukan perjalanan wisata harian ke Swiss dengan menggunakan basis pangkalan di wilayah Austria.

Menanggapi laporan kecelakaan tersebut, sejumlah besar tim penyelamat gabungan langsung dikerahkan secara cepat ke lokasi kejadian. Petugas bahkan mengerahkan beberapa unit helikopter penyelamat untuk mengevakuasi para korban luka parah ke rumah sakit terdekat.

Akibat insiden kecelakaan maut ini, otoritas setempat terpaksa menutup sementara akses jalan raya utama yang menghubungkan antara wilayah Zernez dan Susch. Penutupan jalur ini dilakukan guna memperlancar proses evakuasi dan investigasi awal oleh pihak kepolisian.

Zernez sendiri dikenal sebagai wilayah strategis yang menjadi pintu gerbang utama menuju kawasan Taman Nasional Swiss. Lokasi tersebut merupakan area pegunungan seluas sekitar 170 kilometer persegi yang terkenal dengan keasrian serta kelestariannya.

Respons Pemerintah dan Penyelidikan Lanjutan

Insiden kecelakaan tragis ini langsung memicu perhatian serta keprihatinan mendalam dari para pejabat tinggi negara Swiss. Presiden Swiss, Guy Parmelin, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam melalui akun media sosial resmi miliknya.

Selain menyampaikan belasungkawa, Presiden Guy Parmelin juga memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan kecepatan respons para petugas penyelamat. Ia menegaskan bahwa pihak berwenang akan segera melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap akar penyebab kecelakaan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian kanton setempat belum merilis secara resmi identitas lengkap maupun angka pasti total korban jiwa. Konferensi pers resmi terkait perkembangan penanganan musibah ini dijadwalkan akan segera digelar pada hari Jumat.

Pihak perusahaan otobus bersama perwakilan konsuler negara asal korban terus berkoordinasi intensif dengan otoritas Swiss. Langkah darurat ini diambil untuk memastikan seluruh korban luka mendapatkan penanganan medis terbaik serta memfasilitasi pemulangan jenazah korban tewas.

Leave a Comment