Gempa bumi bermagnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia dan menyebabkan setidaknya 111 orang meninggal dunia. Presiden Abelardo De La Espriella segera menetapkan status darurat nasional serta langsung memimpin penanganan bencana di lapangan.
“Kepada warga Kolombia yang sedang melalui masa-masa sulit hari ini, saya ingin menyampaikan: Anda tidak sendirian," ujar De La Espriella.”
— Presiden Kolombia Abelardo De La Espriella
Wilayah barat Kolombia diguncang gempa bumi dahsyat dengan kekuatan magnitudo 7,4 pada Senin pagi waktu setempat. Bencana alam berskala besar ini mengakibatkan kerusakan infrastruktur yang luas, penutupan sejumlah fasilitas bandara, serta merenggut sedikitnya 111 korban jiwa.
Presiden Kolombia, Abelardo De La Espriella, yang baru saja dilantik beberapa hari sebelum bencana terjadi, langsung mengambil langkah cepat dengan menetapkan status darurat nasional. Kebijakan tersebut dikeluarkan pada Senin sore guna mempercepat proses evakuasi dan penyelamatan korban.
Melalui akun media sosial pribadinya, De La Espriella mengonfirmasi bahwa dirinya sedang dalam perjalanan udara menuju ibu kota Bogota. "Saya terbang ke Bogota untuk fokus menangani keadaan darurat yang dihadapi negara kita," tulis De La Espriella dalam pernyataan resminya.
Pemerintah bersama tim penyelamat gabungan terus berpacu dengan waktu untuk mencari korban selamat yang mungkin masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan. Dukungan moril dan bantuan logistik darurat juga mulai dikerahkan secara masif ke wilayah-wilayah yang paling parah terdampak.
Pusat Gempa dan Karakteristik Guncangan
Berdasarkan data dari Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), titik pusat gempa berada di dekat San Jose del Palmar. Wilayah tersebut merupakan sebuah permukiman dengan populasi sekitar 5.000 jiwa yang terletak di kawasan Choco, sebelah barat Bogota.
Getaran gempa yang sangat kuat tidak hanya dirasakan di sekitar episentrum, melainkan juga meluas ke berbagai kota besar terdekat. Beberapa kota seperti Pereira, Manizales, dan Cali turut merasakan guncangan hebat akibat pelepasan energi bumi tersebut.
Dampak getaran bahkan dilaporkan melintasi batas teritorial negara dan dirasakan pula oleh warga di negara tetangga. Laporan dari berbagai sumber menyebutkan bahwa getaran terasa hingga ke Venezuela, Ekuador, dan Panama.
Layanan Geologi Kolombia mencatat bahwa gempa ini berhiposenter pada kedalaman sekitar 103 kilometer di bawah permukaan tanah. Angka kedalaman tersebut menjadikan peristiwa ini sebagai gempa bumi terkuat yang tercatat di Kolombia dalam kurun waktu satu dekade terakhir.
Read Also
Jerman Hadapi Ancaman Perang Besar dan Serangan Hibrida Rutin
Pemerintah Jerman memperingatkan bahwa negara tersebut kini menghadapi...
Alasan Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantu Raabidatul Adawiyyah
Sultan Brunei Hassanal Bolkiah secara mendadak mencabut gelar kerajaan...
Kondisi Interior Hotel Sultan Usai Dieksekusi Negara di Jakarta Pusat
Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, resmi dieksekusi...
Topan Dolphin Landa China Hingga Lumpuhkan Transportasi dan Rendam Shanghai
Topan Dolphin menerjang wilayah Shanghai dan Provinsi Zhejiang di China,...
Jumlah Korban Jiwa dan Respons Pemerintah
Laporan dari kantor berita The Associated Press mengonfirmasi bahwa jumlah korban tewas akibat bencana ini telah mencapai sedikitnya 111 orang. Angka tersebut diperkirakan masih bisa bertambah seiring dengan perluasan jangkauan tim evakuasi ke daerah-daerah terisolasi.
Wilayah Risaralda dengan ibu kota Pereira menjadi daerah yang mencatatkan tingkat kematian tertinggi dengan sedikitnya 40 korban jiwa. Sementara itu, otoritas setempat juga mencatat 27 korban tewas lainnya ditemukan di wilayah tetangga, yaitu Valle del Cauca.
Dalam menghadapi musibah besar ini, Presiden De La Espriella menyampaikan pesan penguatan kepada seluruh rakyatnya yang sedang berduka. "Kepada warga Kolombia yang sedang melalui masa-masa sulit hari ini, saya ingin menyampaikan: Anda tidak sendirian," ujar De La Espriella.
Ia menegaskan komitmen penuh pemerintah untuk melindungi serta memulihkan kembali wilayah-wilayah yang hancur akibat gempa. "Anda memiliki Presiden yang sangat peduli pada rakyatnya dan akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk melindungi, mendukung, dan melangkah maju bersama dalam membangun kembali wilayah yang terdampak," pungkasnya.