Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Entertainment
  • Bisnis
  • Budaya
  • Lingkungan
  • Teknologi
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Kolombia
  • Bali
  • Inggris
  • Iran
  • Yogyakarta
  • Spanyol
  • Argentina
  • Surabaya
Kategori
Nasional Internasional Olahraga Ekonomi Hukum Entertainment Bisnis Budaya Lingkungan Teknologi
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Bali Inggris Iran Yogyakarta Spanyol Argentina Surabaya

Timur Tengah Membara, AS Ngamuk Gempur Iran 8 Malam Berturut-turut Usai Pasukannya Tewas!

Tim Redaksi • 20 Juli 2026, 15:29 • Internasional
  • Militer Amerika Serikat merampungkan gelombang serangan udara malam kedelapan secara berturut-turut ke wilayah Iran.
  • Eskalasi ini dipicu oleh tewasnya tiga personel militer AS akibat serangan pesawat nirawak dan persenjataan Iran di Yordania dan Irak.
  • Ketegangan ini mengancam stabilitas pasokan energi global mengingat konflik berpusat di jalur strategis Selat Hormuz.

Situasi di kawasan Timur Tengah kian membara setelah militer Amerika Serikat (AS) mengamuk dan meluncurkan serangan udara ke Iran selama delapan malam berturut-turut. Langkah agresif Washington ini diambil sebagai respons langsung setelah setidaknya tiga personel militer AS dilaporkan tewas akibat serangan yang dilancarkan oleh pihak Iran di Yordania dan Irak baru-baru ini.

Komando Sentral AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa rentetan serangan udara terbaru dimulai sejak Sabtu malam waktu setempat guna melumpuhkan kemampuan militer Iran. Fokus target AS kali ini meliputi fasilitas pengawasan pesisir pantai serta sistem pertahanan udara milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). "Langkah ini diambil untuk mengikis kemampuan Iran dalam mengancam pelayaran komersial di Selat Hormuz," tegas perwakilan CENTCOM dalam keterangan resminya.

Berdasarkan laporan media lokal Iran, dentuman ledakan keras terdengar di beberapa titik strategis seperti Sirik di wilayah selatan, Shadegan yang berbatasan dengan Irak, hingga area kilang minyak di Abadan. Bahkan, Organisasi Energi Atom Iran mengecam keras serangan AS yang dituding menyasar proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir di Darkhovin. Meskipun demikian, badan pengawas nuklir internasional (IAEA) masih terus melakukan investigasi mendalam terkait dampak kerusakan di lapangan.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan bahwa Washington tidak akan mundur selangkah pun dalam menghadapi agresi Teheran. Melalui pernyataan resminya di media sosial, Hegseth menyatakan bahwa gugurnya para prajurit AS justru semakin memperkuat tekad negara tersebut untuk melakukan pembalasan yang setimpal. "Pengorbanan mereka hanya akan memperkuat resolusi dan tindakan tegas kami di kawasan tersebut," kata Hegseth.

Konflik yang kian tidak terkendali ini juga menyeret negara-negara sekutu di kawasan Teluk seperti Kuwait dan Bahrain yang melaporkan adanya hujan drone serta rudal kiriman Iran. Selat Hormuz kini menjadi titik paling kritis mengingat jalur perairan ini mengontrol hampir seperlima dari total perdagangan minyak mentah dunia. Jika perang terbuka ini terus berlanjut tanpa adanya gencatan senjata baru, dipastikan inflasi global dan krisis energi akut akan mengancam perekonomian dunia dalam waktu dekat.

Tags: Amerika Serikat Iran Selat Hormuz Jordan Kuwait
Sumber: Yahoo News

Artikel Lainnya

Timur Tengah Membara, Jet Tempur AS Bom Iran 6 Malam Beruntun dan Lumpuhkan Selat Hormuz 17 Jul 2026, 07:45
Timur Tengah Membara, AS Bom Pangkalan Iran Usai 2 Tentara Trump Tewas Mengenaskan 19 Jul 2026, 18:47
Ketegangan Meningkat, AS Gempur Iran dengan Ratusan Serangan Udara 16 Jul 2026, 04:54
Konflik Memanas, AS Serang Wilayah Iran dan Teheran Balas Targetkan Negara Teluk 15 Jul 2026, 03:30

Terbaru

Bikin Terharu, Pastor Johanis Mangkey Luncurkan Buku Refleksi dan Ziarah Makam Rayakan 45 Tahun Imamat 20 Jul 2026, 16:12
Dorong Perlindungan Karya Kampus, Universitas Bima Internasional MFH Resmi Luncurkan Sentra KI 20 Jul 2026, 16:11
Heboh Sekolah Sepi Peminat di Bantul, Efek Tren Anak Muda Tunda Nikah dan Punya Anak? 20 Jul 2026, 16:11
Terobosan Inklusif, RRI Padang Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 Ramah Tunanetra 20 Jul 2026, 16:10
Dua Daerah Mundur Efek Anggaran, Cabor Cricket Porprov XII NTB Resmi Dimulai Pertandingkan 4 Emas 20 Jul 2026, 16:10
Heboh Rencana SPP SMA-SMK Ditolak Dedi Mulyadi, DPRD Jabar Tetap Lanjut Bahas! 20 Jul 2026, 16:09
Heboh Program 3 Juta Rumah Subsidi, REI Sidoarjo Bongkar Tantangan Besar Pengembang! 20 Jul 2026, 16:09

Kategori

Nasional 162 artikel
Internasional 138 artikel
Olahraga 133 artikel
Ekonomi 128 artikel
Hukum 65 artikel
Entertainment 59 artikel
Bisnis 41 artikel
Budaya 38 artikel
Lingkungan 35 artikel
Teknologi 21 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Bali Inggris Iran Yogyakarta Spanyol Argentina Surabaya
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.