Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hukum
  • Entertainment
  • Bisnis
  • Lingkungan
  • Budaya
  • Teknologi
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Kolombia
  • Bali
  • Iran
  • Inggris
  • Surabaya
  • Yogyakarta
  • Selat Hormuz
  • Korea Selatan
Kategori
Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Hukum Entertainment Bisnis Lingkungan Budaya Teknologi
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Bali Iran Inggris Surabaya Yogyakarta Selat Hormuz Korea Selatan

Timur Tengah Membara, Jet Tempur AS Bom Iran 6 Malam Beruntun dan Lumpuhkan Selat Hormuz

Tim Redaksi • 17 Juli 2026, 07:45 • Internasional
  • Amerika Serikat melancarkan gelombang serangan udara ke wilayah Iran selama enam malam berturut-turut hingga merusak infrastruktur listrik di kota pelabuhan Bandar Abbas.
  • Jalur pelayaran strategis Selat Hormuz lumpuh total dengan volume lalu lintas kapal merosot drastis hingga tersisa hanya sekitar sepuluh persen dari kapasitas normal harian.
  • Kuwait dan Bahrain berada dalam kondisi siaga setelah dihujani puluhan pesawat nirawak (drone) dan rudal balasan yang diluncurkan oleh militer Iran sebelum fajar.

Konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah semakin mendekati titik nadir setelah militer Amerika Serikat (AS) melancarkan gelombang serangan udara ke wilayah Iran untuk malam keenam berturut-turut. Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa operasi udara yang dimulai sejak Kamis pukul 21.30 waktu setempat ini bertujuan untuk melumpuhkan kapasitas militer Teheran secara masif. Serangan brutal tersebut dilaporkan tidak lagi hanya menyasar wilayah pesisir selatan, melainkan telah menembus jauh ke zona pedalaman Iran.

Ledakan dahsyat dilaporkan mengguncang bagian barat Bandar Abbas, sebuah kota pelabuhan krusial yang terletak tepat di bibir Selat Hormuz. Kementerian Energi Iran mengabarkan bahwa serangan udara AS merusak jaringan transmisi listrik utama, yang berakibat pada pemadaman listrik total di tengah suhu ekstrem yang mencapai lebih dari 50 derajat Celsius. Pemerintah Iran menuding AS telah melakukan kejahatan perang secara nyata karena dengan sengaja menargetkan fasilitas sipil dan pasokan energi bagi masyarakat lokal.

Sebagai balasan atas bombardir tersebut, Iran meluncurkan puluhan drone dan rudal ke negara-negara tetangga yang menjadi sekutu AS di kawasan Teluk Arab. Kuwait melaporkan pertahanan udaranya berhasil mencegat sedikitnya 32 drone agresor sejak Kamis fajar, meski puing-puing intersepsi dilaporkan merusak sejumlah kawasan pemukiman warga. Sementara itu, sirene bahaya terus meraung-raung di Bahrain, memaksa otoritas keamanan setempat menginstruksikan seluruh warga untuk segera mencari perlindungan di dalam bunker.

Ketegangan ini juga membuat jalur pelayaran global di Selat Hormuz lumpuh total setelah AS kembali menerapkan blokade maritim ketat dan sempat menembak kapal tanker kosong tujuan Pulau Kharg. Berdasarkan data MarineTraffic, hanya ada tiga kapal yang berani melintasi selat tersebut dalam 24 jam terakhir, berbanding terbalik dari rata-rata normal sebelum perang yang mencapai 110 kapal per hari. Iran pun menegaskan kembali sikapnya bahwa pengelolaan Selat Hormuz adalah harga mati yang tidak bisa diganggu gugat oleh pihak asing.

"Jika tindakan permusuhan Amerika terhadap Iran terus berlanjut, respons Republik Islam akan berada di luar perhitungan musuh, dan arena konfrontasi baru akan segera terbentuk," ancam juru bicara angkatan darat Iran, Mohammad Akraminia. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump dilaporkan tengah mempertimbangkan opsi militer yang lebih ekstrem, termasuk rencana untuk menduduki Pulau Kharg yang menjadi pusat ekonomi vital bagi ekspor minyak Iran. Krisis yang terus memanas ini diperkirakan akan memicu guncangan hebat pada pasar minyak dunia seiring menipisnya cadangan minyak mentah global.

Tags: Amerika Serikat Iran Donald Trump Selat Hormuz Kuwait
Sumber: CNN

Artikel Lainnya

AS Lancarkan Serangan Gelombang Kedua ke Iran, Blokade Selat Hormuz Kian Memanas 16 Jul 2026, 14:42
Ketegangan Selat Hormuz Meningkat, AS Gempur Iran 4 Malam Berturut-turut 15 Jul 2026, 18:58
Donald Trump Batalkan Tarif 20 Persen di Selat Hormuz, Alihkan ke Kerja Sama Dagang 15 Jul 2026, 03:28
AS Blokade Laut Iran dan Gempur Selat Hormuz, Teheran Ancam Stop Ekspor Energi 16 Jul 2026, 05:00

Terbaru

Bikin Mewek, Gunwook ZEROBASEONE Rela Matikan Game Demi Selamatkan Fans Korban Bullying 17 Jul 2026, 14:58
Bikin Heboh, Lionel Messi Intip Botol Minum Rahasia Jordan Pickford Usai Tekuk Inggris 17 Jul 2026, 14:57
Timur Tengah Mencekam, AS Bom Ibu Kota Iran dan Tembak Kapal Tanker Minyak 17 Jul 2026, 14:45
Awas Kepleset Hukum, Kemenkum DIY Wanti-wanti Siswa SMAN 9 Yogyakarta Soal Jejak Digital 17 Jul 2026, 11:15
Badai Besar Terjang Chile, Pekerja Terlambat atau Listrik Padam Tetap Wajib Digaji 17 Jul 2026, 08:35
Badai Besar Intai Chile, Lakukan Langkah Darurat Ini agar Rumah dan HP Tetap Aman 17 Jul 2026, 08:30
Siap-Siap Buntung, Pemain Judi Online di Chile Kini Kena Pajak Tambahan 19 Persen! 17 Jul 2026, 08:27

Kategori

Nasional 121 artikel
Internasional 104 artikel
Ekonomi 96 artikel
Olahraga 87 artikel
Hukum 44 artikel
Entertainment 41 artikel
Bisnis 35 artikel
Lingkungan 24 artikel
Budaya 23 artikel
Teknologi 16 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Bali Iran Inggris Surabaya Yogyakarta Selat Hormuz Korea Selatan
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.