Misteri Absen Panjang Mitch McConnell Buat Senat AS Pecah, Isu "Koma" hingga Desakan Mundur Memanas
- Senator Republik Tommy Tuberville mendesak transparansi atas absennya Pemimpin Minoritas Senat Mitch McConnell yang sudah berlangsung sejak pertengahan Juni.
- Senator John Kennedy membela McConnell dengan keras dan membantah rumor liar yang menyebut politisi berusia 84 tahun itu berada dalam kondisi koma atau meninggal dunia.
- McConnell akhirnya buka suara melalui media sosial, menjelaskan bahwa penyakit polio masa kecil dan komplikasi pneumonia memperlambat proses pemulihannya setelah terjatuh.
Kondisi kesehatan Pemimpin Senat dari faksi Republik, Mitch McConnell, kini memicu ketegangan baru dan memecah belah internal partainya sendiri. Senator Tommy Tuberville secara terbuka mendesak adanya transparansi dan informasi konkret mengenai absen panjang politisi senior asal Kentucky tersebut. Di sisi lain, Senator John Kennedy justru meminta semua pihak untuk berhenti berspekulasi dan memberikan ketenangan bagi McConnell untuk memulihkan diri.
"Seseorang harus melakukan sesuatu dan memberikan penjelasan secara terbuka kepada kami," kata Tuberville dalam sebuah wawancara dengan Fox News Digital. Tuberville mengeluhkan minimnya informasi internal yang dibagikan kepada para kolega di Senat, bahkan dalam pertemuan makan siang resmi partai pun tidak ada pembaruan mengenai kondisi kesehatan maupun lini masa kembalinya McConnell ke Washington.
Sementara itu, Senator John Kennedy mengecam keras rumor yang beredar di publik mengenai kondisi kesehatan mitranya yang kini berusia 84 tahun tersebut. Beberapa spekulasi liar sempat menyebut McConnell berada dalam kondisi koma (vegetative state) atau bahkan sudah meninggal dunia akibat komplikasi serius yang disembunyikan. "Dengar, saya percaya dengan Mitch dan tidak mempercayai semua cerita bohong yang menyebut dia sudah mati otak, orang-orang harus mulai melanjutkan hidup mereka," ujar Kennedy membela rekan sejawatnya.
McConnell sendiri akhirnya memecah keheningan mengenai perawatan medis misterius yang dijalaninya sejak dilarikan ke rumah sakit pada 14 Juni lalu. Melalui unggahan di media sosial pribadi, ia mengungkapkan bahwa riwayat penyakit polio masa kecilnya berkontribusi pada insiden jatuh yang membuatnya sempat tidak sadarkan diri bulan lalu. Pemulihan McConnell juga dilaporkan terhambat akibat serangan pneumonia ringan yang dideritanya selama masa perawatan di rumah sakit.
Ketidakhadiran McConnell dinilai krusial karena faksi Republik sangat membutuhkan suaranya untuk meloloskan agenda legislatif Presiden Donald Trump sebelum reses bulan Agustus mendatang. Tuberville memperingatkan bahwa partai tidak boleh kehilangan momentum voting penting karena kubu Demokrat dipastikan tidak akan memberikan dukungan suara sama sekali. Hingga saat ini, pihak McConnell belum memberikan kepastian mengenai tanggal resmi dirinya akan kembali berkantor di gedung parlemen.