Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hukum
  • Entertainment
  • Bisnis
  • Budaya
  • Lingkungan
  • Teknologi
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Kolombia
  • Inggris
  • Iran
  • Bali
  • Prancis
  • Surabaya
  • Yogyakarta
  • Spanyol
Kategori
Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Hukum Entertainment Bisnis Budaya Lingkungan Teknologi
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Inggris Iran Bali Prancis Surabaya Yogyakarta Spanyol

Kisah Memilukan Dr Hassan Almukayed, Dokter Gaza yang Ditahan Israel Tanpa Tuduhan

Al Jazeera Staff • 15 Juli 2026, 19:11 • Internasional
  • Dr Hassan Almukayed telah ditahan oleh otoritas Israel selama hampir 21 bulan tanpa adanya dakwaan atau peradilan yang jelas.
  • Keluarga Dr Hassan terpaksa mengungsi di tenda-tenda darurat al-Mawasi dan merahasiakan kematian sang ayah agar tidak memperburuk kondisi psikologisnya di penjara.
  • Lembaga HAM melaporkan bahwa para dokter Palestina di tahanan Israel mengalami penyiksaan berat, kelaparan sistematis, dan pembatasan akses medis.

Dunia medis di Jalur Gaza terus menghadapi tekanan hebat di tengah konflik bersenjata yang berkepanjangan dengan Israel. Salah satu kisah memilukan datang dari Dr Hassan Khalil Almukayed, seorang dokter bedah senior yang ditangkap oleh militer Israel dari Rumah Sakit Kamal Adwan pada Oktober 2024 lalu. Hingga kini, Hassan dilaporkan telah mendekam di dalam tahanan Israel selama hampir 21 bulan tanpa adanya tuntutan hukum atau pengadilan resmi.

Sebelum penangkapannya, Hassan menolak untuk dievakuasi dan memilih tetap tinggal demi merawat bayi-bayi prematur serta puluhan pasien luka akibat perang. Sang istri, Nadia Almukayed, mengenang dedikasi suaminya yang luar biasa selama masa-masa sulit tersebut. 'Dari awal perang hingga Hassan dibawa pergi, dia tidak pernah berhenti melayani para pasien dan korban luka,' ujar Nadia saat ditemui di tenda pengungsian al-Mawasi, dekat Khan Younis.

Penahanan Hassan didasarkan pada Undang-Undang Kombatan Tidak Sah (Unlawful Combatants Law) milik Israel. Regulasi sepihak ini memungkinkan penahanan tanpa batas waktu terhadap warga Palestina tanpa melalui proses peradilan formal. Pengacara dari lembaga kemanusiaan Physicians for Human Rights Israel (PHRI), Adi Abbas, menyatakan bahwa kategori hukum tersebut sebenarnya tidak diakui dalam hukum internasional. 'Kita dihadapkan pada situasi di mana para profesional medis sengaja dihilangkan dari sistem kesehatan Gaza,' kata Abbas.

Kondisi fisik Hassan dikabarkan menurun drastis selama berada di balik jeruji besi. Mantan tahanan yang sempat dibebaskan mengungkapkan kepada pihak keluarga bahwa sang dokter telah kehilangan berat badan hingga 40 kilogram. Tak hanya itu, Hassan yang mengidap diabetes dan tekanan darah tinggi dilaporkan kerap tidak mendapatkan obat-obatan yang dibutuhkannya, bahkan sempat mengalami kudis parah yang tidak diobati selama berminggu-minggu di sel penjara.

Duka mendalam juga menyelimuti keluarga ini tanpa sepengetahuan Hassan di dalam penjara. Sang ayah, Khalil Almukayed, dilaporkan meninggal dunia beberapa bulan setelah dibebaskan dari tahanan Israel karena depresi berat atas penahanan anak-anaknya. Nadia sengaja menyembunyikan kabar duka ini setiap kali mengirimkan pesan melalui pengacara. 'Saya belum memberitahunya tentang kematian ayahnya, karena saya sangat mengkhawatirkan kondisi kesehatannya,' ucap Nadia dengan nada lirih.

Tags: Hassan Almukayed Gaza Israel Kamal Adwan Palestina
Sumber: Al Jazeera

Artikel Lainnya

Veteran Operasi Entebbe Boikot Peringatan Bersama Netanyahu, Sebut Pemerintah Abaikan Sandera 15 Jul 2026, 10:32
Jurnalis CNN Diserang Pemukim Israel di Tepi Barat, Mobil Dirusak Pakai Senjata 15 Jul 2026, 05:25
Aktivis Pro-Palestina Mahmoud Khalil Gugat Pejabat Donald Trump atas Dugaan Konspirasi Deportasi 15 Jul 2026, 10:40
Festival Latin Terbesar Kanada Mencekam, Penembakan Massal di Toronto Tewaskan 2 Orang 15 Jul 2026, 03:03

Terbaru

Kisah WS Game Company, Coba Bikin Monopoly 'Made in USA' Demi Hindari Tarif Donald Trump 15 Jul 2026, 19:42
Kabar Baik Pengusaha SPBU Kolombia, SOLDICOM Perpanjang Otomatis Polis Asuransi RCE Mulai 1 Agustus 15 Jul 2026, 19:41
Piala Dunia 2026, Penjualan SPBU di Kolombia Naik hingga 4 Persen 15 Jul 2026, 19:41
RUU Perumahan AS Resmi Jadi Undang-Undang Tanpa Tanda Tangan Donald Trump 15 Jul 2026, 19:40
Persebaya Youthcon 2026, Wadah Kreativitas Generasi Muda Menyambut HUT ke-99 Bajol Ijo 15 Jul 2026, 19:40
Tren Kado Hari Anak 2026, Konsol Nintendo Switch 2 dan Mainan Edukasi Jadi Buruan Utama 15 Jul 2026, 19:38
Sah Resmi Berlaku, Jam Kerja di Kolombia Turun Jadi 42 Jam Seminggu Tanpa Potong Gaji 15 Jul 2026, 19:38

Kategori

Nasional 61 artikel
Internasional 60 artikel
Ekonomi 59 artikel
Olahraga 53 artikel
Hukum 26 artikel
Entertainment 21 artikel
Bisnis 21 artikel
Budaya 17 artikel
Lingkungan 14 artikel
Teknologi 6 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Inggris Iran Bali Prancis Surabaya Yogyakarta Spanyol
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.