Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Internasional
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Hukum
  • Budaya
  • Lingkungan
  • Teknologi
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Kolombia
  • Inggris
  • Iran
  • Bali
  • Yogyakarta
  • Selat Hormuz
  • Surabaya
  • Medan
Kategori
Internasional Nasional Ekonomi Olahraga Bisnis Entertainment Hukum Budaya Lingkungan Teknologi
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Inggris Iran Bali Yogyakarta Selat Hormuz Surabaya Medan

Veteran Operasi Entebbe Boikot Peringatan Bersama Netanyahu, Sebut Pemerintah Abaikan Sandera

Aditya Permana • 15 Juli 2026, 10:32 • Internasional
  • Wakil komandan raid Entebbe Matan Vilnai beserta puluhan veteran militer Israel memboikot upacara peringatan resmi misi penyelamatan legendaris tersebut.
  • Aksi boikot dipicu oleh kekecewaan mendalam terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang dianggap menelantarkan sandera Israel di Gaza sejak Oktober 2023.
  • PM Netanyahu tetap menghadiri acara dan mengaitkan warisan keberhasilan Operasi Entebbe dengan konfrontasi militer saat ini melawan poros Iran.

Puluhan veteran militer yang terlibat dalam Operasi Entebbe, salah satu misi penyelamatan sandera paling tersohor dalam sejarah Israel, secara terbuka memboikot upacara peringatan resmi negara. Aksi boikot massal ini ditujukan langsung sebagai bentuk protes keras terhadap Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu yang menjadi tamu kehormatan dalam acara tersebut. Para veteran, komando senior, hingga sejumlah mantan sandera yang selamat menolak hadir karena menilai pemerintah saat ini telah kehilangan moralitas kepemimpinan.

Mantan wakil komandan penyerbuan Entebbe, Jenderal Purnawirawan Matan Vilnai, menyatakan keheranannya atas urgensi perayaan tersebut di tengah situasi perang yang masih berkecamuk. 'Apa sebetulnya yang ingin dirayakan dari sebuah operasi yang terjadi 50 tahun lalu? Saya bahkan tidak pernah merayakan apa pun lagi sejak tragedi 7 Oktober,' ujar Vilnai dalam sebuah wawancara. Menurutnya, mengadakan pesta seremonial di saat ribuan tentara aktif dan cadangan masih bertaruh nyawa di medan pertempuran adalah tindakan yang sangat tidak etis.

Dalam pernyataan tertulis bersama, kelompok veteran ini menegaskan bahwa mereka menolak keras dijadikan sekadar pajangan politik demi memoles citra Netanyahu. Mereka menuduh sang perdana menteri telah mengabaikan nasib warga Israel yang hingga kini masih disandera oleh kelompok Hamas di Jalur Gaza. Selain masalah sandera, kebijakan Netanyahu yang tetap memberikan dispensasi wajib militer massal bagi komunitas ultra-Ortodoks di tengah krisis keamanan juga memicu kemarahan para mantan prajurit tersebut.

Kendati mendapatkan gelombang boikot dari rekan-rekan mendiang kakaknya, Yonatan Netanyahu, yang gugur memimpin operasi tersebut, Benjamin Netanyahu tetap menyampaikan pidato di podium. Dalam orasinya, Netanyahu mencoba mengaitkan kisah heroik Entebbe tahun 1976 dengan operasi militer yang dijalankan pasukannya hari ini. 'Kami secara sistematis tengah menghancurkan poros kejahatan Iran, pihak yang mencoba meluncurkan rencana besar untuk memusnahkan Israel,' ucap Netanyahu di hadapan para hadirin yang tersisa.

Ketegangan ini mencerminkan betapa dalamnya perpecahan internal di tengah masyarakat dan internal militer Israel saat ini akibat konflik berkepanjangan. Sejumlah veteran menegaskan bahwa nilai-nilai pengorbanan yang mereka perjuangkan puluhan tahun lalu kini telah luntur di tangan pemerintahan garis keras. Walau Presiden Isaac Herzog berupaya meredam situasi dengan menyatakan bahwa warisan Operasi Entebbe berada di atas segala perbedaan politik, absennya para aktor utama malam itu membuktikan bahwa luka domestik di Israel kian menganga luas.

Tags: Benjamin Netanyahu Israel Entebbe Hamas Matan Vilnai
Sumber: CNN

Artikel Lainnya

Demokrat Senat AS Blokir RUU Pertahanan Terkait Perang Iran dan Integrasi Israel 15 Jul 2026, 05:38
Australia Perketat Hukum Larangan Media Sosial Bagi Anak di Bawah 16 Tahun 15 Jul 2026, 06:04
Jurnalis CNN Diserang Pemukim Israel di Tepi Barat, Mobil Dirusak Pakai Senjata 15 Jul 2026, 05:25
Todd Blanche Diprediksi Mulus Jadi Jaksa Agung AS, Didukung Kubu Republik 15 Jul 2026, 12:12

Terbaru

Pengusaha SPBU Kolombia Galang Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Venezuela 15 Jul 2026, 16:10
Heboh Ko Young Wook Minta Stop Dihujat Usai Lontarkan Candaan Ingin Jadi Aktor Film Dewasa 15 Jul 2026, 15:34
ANI Sosialisasikan Tarif Tol Khusus di Autopistas del Cafe Kolombia 15 Jul 2026, 13:04
Todd Blanche Diprediksi Mulus Jadi Jaksa Agung AS, Didukung Kubu Republik 15 Jul 2026, 12:12
Dua Rekrutan Cerdas, Manchester United Resmi Angkut Youri Tielemans dan Andrey Santos 15 Jul 2026, 12:00
DPRD Subang Dorong Penguatan Kapasitas Fiskal Daerah dalam KUA-PPAS 2027 15 Jul 2026, 11:43
Geoff Hurst Bela Sikap Cuek Jude Bellingham Terhadap Kritik Thomas Tuchel 15 Jul 2026, 11:30

Kategori

Internasional 43 artikel
Nasional 40 artikel
Ekonomi 34 artikel
Olahraga 28 artikel
Bisnis 13 artikel
Entertainment 12 artikel
Hukum 11 artikel
Budaya 8 artikel
Lingkungan 5 artikel
Teknologi 4 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Inggris Iran Bali Yogyakarta Selat Hormuz Surabaya Medan
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.