Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hukum
  • Entertainment
  • Bisnis
  • Budaya
  • Lingkungan
  • Teknologi
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Kolombia
  • Bali
  • Inggris
  • Iran
  • Yogyakarta
  • Surabaya
  • Spanyol
  • Denpasar
Kategori
Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Hukum Entertainment Bisnis Budaya Lingkungan Teknologi
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Bali Inggris Iran Yogyakarta Surabaya Spanyol Denpasar

Donald Trump Tuntut Peninjauan Panduan Sains Hakim AS, Sebut Ada Penipuan Politik

Dawn Chmielewski • 23 Juli 2026, 21:29 • Internasional
  • Presiden AS Donald Trump memerintahkan pejabat federal untuk meninjau panduan bukti ilmiah yang digunakan oleh hakim-hakim federal.
  • Trump menilai manual ilmiah mengenai perubahan iklim tersebut memuat informasi yang terdiskreditkan dan memicu kerugian besar bagi Amerika Serikat.
  • Bab khusus mengenai perubahan iklim sebelumnya sempat ditarik dari manual tersebut setelah mendapat protes keras dari para jaksa agung Partai Republik.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyerukan peninjauan ulang terhadap panduan referensi ilmiah yang digunakan oleh hakim federal dalam menangani kasus-kasus terkait perubahan iklim. Melalui unggahannya di platform Truth Social, Trump menuduh dokumen acuan tersebut memuat informasi yang telah "terdiskreditkan" dan membawa "kerugian besar" bagi perekonomian negara.

"Hakim-hakim Federal Bangsa Kita berhak mendapatkan Fakta dan Sains, bukan Penipuan Politik dan Sains Palsu tentang Iklim," tulis Trump dalam unggahannya. Ia juga menambahkan instruksi tegas kepada jajarannya: "Dengan KEBENARAN ini, saya dengan ini memerintahkan Pejabat Penangguhan dan Penolakan Federal untuk meninjau perilaku ini."

Pernyataan keras tersebut langsung memicu tanda tanya besar di kalangan hukum dan publik karena tidak disebutkan secara pasti "perilaku" atau tindakan spesifik apa yang harus diinvestigasi oleh pejabat federal. Pihak Gedung Putih pun belum memberikan tanggapan resmi atau klarifikasi lebih lanjut terkait instruksi mendadak sang Presiden.

Perselisihan mengenai panduan ilmiah bagi para hakim ini sebenarnya telah memanas sejak awal tahun. Badan yudisial federal AS sempat menarik bab khusus mengenai perubahan iklim dari edisi terbaru panduan ilmiah tersebut setelah mendapat penolakan keras dan tuduhan bias terhadap industri bahan bakar fosil dari para jaksa agung negara bagian asal Partai Republik.

Adapun manual bertajuk Reference Manual for Scientific Evidence edisi keempat yang diterbitkan Federal Judicial Center bersama National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine itu sejatinya dirancang untuk membantu hakim mengevaluasi kesaksian ahli. Khusus bab perubahan iklim yang memicu kontroversi tersebut ditulis oleh akademisi kenamaan Jessica Wentz dan Radley Horton dari Columbia Law School.

Tags: Donald Trump Truth Social Columbia Law School Amerika Serikat Los Angeles
Sumber: Yahoo News / Reuters

Artikel Lainnya

Nyawa Terancam Terus, Donald Trump Malah Sering Jadikan Rencana Pembunuhan Dirinya Bahan Candaan 17 Jul 2026, 07:43
Kiamat Perang AS-Iran Pecah, Donald Trump Siapkan Invasi Darat Skala Penuh? 20 Jul 2026, 15:28
Donald Trump Kecam Henry Cuellar, Anggota Kongres yang Pernah Ia Ampuni 15 Jul 2026, 03:15
Lawan Donald Trump, Ilhan Omar Desak AS Segera Gabung Mahkamah Pidana Internasional 17 Jul 2026, 07:52

Terbaru

Ide Ekonomi Unik Dunia Terkuak, Dari Pasar Air Australia Hingga Arisan Tradisional 23 Jul 2026, 22:29
Fenomena Tren Kamera Jadul, Gen Z dan Milenial Ramai-Ramai Tinggalkan Kamera Ponsel Canggih 23 Jul 2026, 22:28
Perpanjangan Polis RCE SPBU Kolombia Dimulai, SOMOS UNO Pastikan Proses Sesuai Jadwal 23 Jul 2026, 22:28
Sengit, Senat Cile Debat Panas RUU Rekonstruksi dan Pemotongan Pajak 23 Jul 2026, 22:28
Mega Rencana Penggabungan Tempat Ski Raksasa di Cile Resmi Gagal Total 23 Jul 2026, 22:27
Perjuangan 11 Tahun Petronar, Siap Menjadi Tulang Punggung Pasokan BBM di Narino 23 Jul 2026, 22:26
Gempur Sarang Teroris di Perbatasan Afghanistan, Militer Pakistan Tembak Mati 24 Militan 23 Jul 2026, 22:26

Kategori

Nasional 180 artikel
Internasional 161 artikel
Ekonomi 156 artikel
Olahraga 146 artikel
Hukum 83 artikel
Entertainment 67 artikel
Bisnis 41 artikel
Budaya 40 artikel
Lingkungan 39 artikel
Teknologi 28 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Bali Inggris Iran Yogyakarta Surabaya Spanyol Denpasar
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.