Mega Rencana Penggabungan Tempat Ski Raksasa di Cile Resmi Gagal Total
- Rencana akuisisi dan integrasi kawasan ski El Colorado, Farellones, Pillan, dan Volcan Osorno oleh perusahaan asal AS, Mountain Capital Partners (MCP), resmi dibatalkan.
- Regulator persaingan usaha Cile (FNE) menolak usulan mitigasi dan mewajibkan penjualan salah satu resort ski ke pihak ketiga demi mencegah monopoli pasar.
- Pihak MCP dan Inversiones Cururo SpA menilai tuntutan FNE bertentangan dengan tujuan investasi untuk membangun salah satu destinasi gunung terbesar di dunia.
Rencana konsolidasi raksasa di industri pariwisata ski Cile dipastikan gagal total setelah pemberitahuan transaksi akuisisi resmi ditarik dari otoritas persaingan usaha setempat, Fiscalía Nacional Económica (FNE). Perusahaan asal Amerika Serikat, Mountain Capital Partners (MCP), bersama Inversiones Cururo SpA selaku pengontrol Andacor S.A., memutuskan untuk membatalkan rencana integrasi kawasan ski El Colorado, Farellones, Pillán, dan Volcán Osorno ke dalam portofolio pengelolaan mereka. Kegagalan ini menyusul kekhawatiran regulator terhadap ancaman monopoli dan gangguan pada persaingan usaha bebas di kawasan pegunungan tersebut.
Sebelumnya, jika transaksi ini disetujui, MCP akan menguasai seluruh kawasan utama Tres Valles yang mencakup Valle Nevado, La Parva, El Colorado, hingga Farellones di bawah satu bendera manajemen. Penguasaan tunggal atas destinasi ski ternama tersebut dinilai FNE berpotensi mengunci pasar dan merugikan konsumen. Dalam proses evaluasi yang berlangsung selama hampir satu tahun, FNE secara tegas menolak usulan langkah mitigasi non-struktural yang diajukan oleh pihak pengembang.
Pihak MCP dan Inversiones Cururo SpA mengungkapkan bahwa tawaran komitmen investasi serta berbagai program diskon komersial yang mereka siapkan dinilai tidak cukup oleh FNE. Sebaliknya, otoritas justru menuntut syarat ketat berupa penjualan salah satu pusat ski kepada pihak ketiga guna menjaga keseimbangan pasar. "Untuk menyetujui operasi tersebut, FNE menganggap diperlukan langkah-langkah struktural yang akan melibatkan penjualan salah satu pusat ski Tres Valles kepada pihak ketiga," tegas kedua perusahaan dalam pernyataan resminya.
Syarat berat yang diajukan regulator tersebut dinilai tidak sejalan dengan visi bisnis MCP dalam membangun kawasan olahraga musim dingin terintegrasi. "Tentu saja langkah-langkah tersebut tidak sejalan dengan tujuan investasi MCP dan tujuan para pihak untuk menciptakan salah satu destinasi pegunungan terbesar dan paling terjangkau di dunia," tambah manajemen. Meski terpaksa membatalkan transaksi, kedua pihak menegaskan keyakinan mereka bahwa integrasi wilayah sebenarnya merupakan opsi terbaik demi keberlanjutan industri ski yang semakin berat tantangan finansialnya.
Meskipun kesepakatan ini berakhir buntu, kedua perusahaan menyatakan bahwa kemitraan strategis awal mereka sejatinya dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas area ski bagi para pengunjung. Penyatuan manajemen dinilai dapat menyerap tekanan ekonomi serta mendorong pembangunan infrastruktur baru yang lebih modern di wilayah pegunungan Cile. Namun dengan sikap tegas FNE, peta persaingan industri rekreasi musim dingin di negara Amerika Selatan tersebut dipastikan tetap berada dalam struktur kepemilikan yang terpisah.