Donald Trump Kecam Henry Cuellar, Anggota Kongres yang Pernah Ia Ampuni
- Mantan Presiden AS Donald Trump mengecam keras Anggota Kongres Henry Cuellar karena kembali mencalonkan diri melalui Partai Demokrat setelah menerima pengampunan.
- Trump mengaku memberikan pengampunan hukum kepada Cuellar dan istrinya demi kemanusiaan setelah menerima surat menyentuh hati dari putri-putri Cuellar.
- Dalam pemilihan mendatang, Trump secara resmi mengalihkan dukungannya kepada rival Cuellar dari Partai Republik, Hakim Tano Tijerina.
Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump melayangkan kritik tajam kepada Anggota Kongres dari Partai Demokrat asal Texas, Henry Cuellar. Trump mengaku sangat kecewa dan merasa dikhianati karena Cuellar memutuskan untuk kembali bertarung dalam pemilihan anggota legislatif. Padahal, sebelumnya Trump telah memberikan pengampunan hukum (pardon) atas kasus korupsi besar yang menjerat Cuellar.
Melalui unggahan panjang di platform Truth Social, Trump meluapkan kemarahannya dan menyebut Cuellar sebagai sosok yang tidak tahu berterima kasih. Trump bahkan menjuluki Cuellar sebagai versi dirinya yang lemah dan tidak kompeten. 'Saat memberikan pengampunan, saya tidak pernah menyangka dia akan mencalonkan diri lagi, dan tentu saja tidak sebagai seorang Demokrat,' tulis Trump dengan nada geram.
Sebelumnya, Henry Cuellar dan istrinya, Imelda, menghadapi ancaman hukuman 20 tahun penjara atas dakwaan menerima suap hampir sebesar USD 600.000 atau sekitar Rp 9,7 miliar serta pencucian uang. Trump menjelaskan bahwa keputusan untuk memberikan pengampunan kala itu murni karena rasa iba. Ia mengaku tergerak oleh surat yang sangat menyentuh hati dari putri-putri Cuellar, Christina dan Catherine, yang memohon belas kasihan bagi orang tua mereka.
Selain alasan kemanusiaan, Trump awalnya menilai bahwa Cuellar menjadi target politik oleh pemerintahan Joe Biden karena sikapnya yang kerap berseberangan terkait kebijakan perbatasan. Meskipun menganggap pandangan Cuellar tentang perbatasan tidak terlalu kuat, Trump melihatnya masih lebih baik dibanding politisi Demokrat lainnya. Namun, keputusan Cuellar untuk tetap maju di Daerah Pemilihan ke-28 Texas membuat Trump berbalik arah melawan dirinya.
Kini, Trump secara terbuka menyatakan perang politik terhadap Cuellar dan memberikan dukungan penuh kepada rivalnya dari Partai Republik, Hakim Webb County Tano Tijerina. Pertarungan di Texas diprediksi akan berlangsung sengit setelah Cuellar memenangkan primer Demokrat dan Tijerina mengamankan posisi dari Republik. 'Saya melawannya untuk kursi Kongres karena pandangannya tidak sebagus atau sekuat Hakim Tano Tijerina yang jauh lebih tegas soal perbatasan dan pemotongan pajak,' pungkas Trump.