Polisi Selidiki Kematian WNA Kanada di Jimbaran, Ada Jejak Mesiu
- Warga negara Kanada bernama Aaron James Kennedy ditemukan tewas mengenaskan dengan luka tembak di sebuah vila di Jimbaran, Badung.
- Polda Bali menemukan bekas jejak mesiu di dekat kepala korban dan kini sedang menunggu hasil autopsi resmi untuk memastikan penyebab kematian.
- Polisi juga tengah mendalami asal-usul senjata api jenis pistol berisi empat peluru aktif yang ditemukan di lokasi kejadian.
Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Bali menegaskan masih menunggu hasil resmi autopsi tim medis untuk memastikan penyebab utama kematian Aaron James Kennedy (46). Warga Negara Asing (WNA) asal Kanada tersebut ditemukan tewas mengenaskan di Komplek El Tulip Springhill, Jimbaran, Badung. Hasil autopsi ini sangat diperlukan guna mempertegas validitas dugaan awal bahwa korban murni mengakhiri hidupnya sendiri.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy mengungkapkan bahwa kepastian hukum dan motif di balik insiden tragis di akomodasi wisata tersebut baru bisa terjawab sepenuhnya secara ilmiah setelah data autopsi diserahkan kepada penyidik. Petugas di lapangan menemukan indikasi kuat yang mengarah pada penggunaan senjata api di dekat tubuh korban. 'Tanda-tanda yang kita temukan termasuk bekas jejak mesiu yang berada di dekat kepala. Cuma nanti kita bisa pastikan setelah hasil otopsi keluar,' ungkap Ariasandy di Mapolda Bali.
Saat ini, proses pengujian medis terhadap jasad pria kelahiran Oakville, Kanada, tersebut dilaporkan sedang berlangsung intensif di rumah sakit. Pihak kepolisian meminta semua pihak untuk bersabar menunggu hasil laboratorium forensik keluar guna menjawab kepastian terkait dinamika kematian korban. 'Kita belum terima hasil dari otopsi. Nanti dari hasil autopsi itu baru bisa terjawab apakah yang bersangkutan ini bunuh diri apa tidak. Saat ini prosesnya sementara berjalan dan kita tinggal menunggu,' jelasnya menambahkan.
Sembari menunggu hasil kedokteran kehakiman, fokus penyelidikan paralel dari tim gabungan Polda Bali dan Polresta Denpasar juga diarahkan pada penelusuran asal-usul senjata api jenis pistol yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP). Kasus ini menjadi perhatian serius aparat keamanan lantaran senjata ilegal tersebut kedapatan masih menyimpan amunisi yang cukup berbahaya. 'Senjata apinya masih kita dalami. Jenisnya pistol, ada magazinenya dan saat diamankan masih tersisa empat butir peluru. Tim masih bekerja mendalami dari mana senjata itu didapat dan siapa yang menyerahkannya,' jabarnya.
Hingga saat ini, penyidik kepolisian telah memeriksa total lima orang saksi yang mengetahui runtutan kejadian di lokasi, termasuk rekan korban yang sempat mendobrak pintu vila untuk melakukan evakuasi awal. Berdasarkan data sekunder kepolisian, Aaron James Kennedy diduga nekat menembak diri lantaran memiliki riwayat penyakit paranoid kronis. Korban juga tercatat sudah pernah melakukan percobaan bunuh diri sebanyak tiga kali saat masih tinggal di Jakarta, sebelum akhirnya ditemukan tewas bersimbah darah di atas sofa pada Senin lalu.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus hukum yang melibatkan warga asing di kawasan wisata utama Bali. Penyelidikan mendalam mengenai kepemilikan senjata api oleh WNA menjadi prioritas utama pihak kepolisian demi menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah Pulau Dewata. Pihak Kedutaan Kanada dilaporkan juga telah berkoordinasi dengan otoritas setempat terkait proses repatriasi jenazah setelah seluruh rangkaian penyelidikan hukum selesai dilakukan.