Nekat Sasar Lansia Pakai Celurit, Jambret di CFD Rasuna Said Ditangkap Warga
- Aksi penjambretan menggunakan senjata tajam jenis celurit terjadi di kawasan Car Free Day (CFD) Rasuna Said, Jakarta Selatan.
- Satu dari dua pelaku berhasil ditangkap oleh warga bersama petugas Dinas Perhubungan setelah terjatuh dari sepeda motor akibat lalu lintas yang padat.
- Petugas mengamankan barang bukti berupa sebilah celurit serta tiga unit handphone, dan saat ini pelaku telah diserahkan ke Polsek Setiabudi.
Aksi kriminalitas jalanan yang nekat kembali mengguncang ibu kota di tengah aktivitas warga yang sedang berolahraga. Seorang pria yang diduga kuat merupakan pelaku jambret bersenjata tajam (sajam) nekat beraksi di kawasan Car Free Day (CFD) Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Pelaku yang bertindak anarkis tersebut akhirnya berhasil diringkus oleh kepungan warga setempat bersama petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Selatan setelah sempat mencoba melarikan diri.
Peristiwa menegangkan ini terjadi di Jalan Pedurenan yang merupakan salah satu jalur sirip yang terhubung langsung dengan lokasi Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) Rasuna Said. Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernad Octavianus Pasaribu, membenarkan adanya insiden penangkapan dramatis tersebut. "Lokasi penangkapan Jalan Pedurenan, sirip dari lokasi HBKB Rasuna Said. Pelaku diamankan oleh warga dan petugas," kata Bernad saat dikonfirmasi oleh awak media pada Minggu sore.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi penjambretan ini menyasar seorang wanita lanjut usia yang sedang menikmati suasana pagi di area CFD. Kejadian bermula ketika korban tiba-tiba berteriak histeris meminta pertolongan karena barang berharganya dirampas secara paksa. Teriakan korban langsung memicu respons cepat dari warga di sekitar lokasi yang seketika mengejar kedua pelaku yang berusaha kabur menggunakan kendaraan roda dua.
Pelaku yang berjumlah dua orang tersebut sempat memacu sepeda motor mereka demi menghindari amukan massa yang terus mengejar. Namun pelarian mereka terhenti lantaran kondisi arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian yang sedang dalam keadaan padat merayap, hingga menyebabkan motor pelaku oleng dan terjatuh. "Kronologinya warga ada yang teriak jambret, pelaku melarikan diri dengan sepeda motor karena lalu lintas di sekitar sedang padat, pelaku terjatuh dari motor. Pelaku berjumlah 2 orang, yang satu melarikan diri dan yang satu tertangkap," tutur Bernad menjelaskan.
Situasi semakin mencekam lantaran salah satu pelaku diketahui membekali diri dengan senjata tajam jenis celurit untuk menakut-nakuti korbannya yang merupakan ibu paruh baya. Dari tangan pelaku yang berhasil diamankan, petugas dan warga menyita sebilah celurit serta tiga unit handphone yang diduga kuat merupakan hasil kejahatan. "Salah satunya membawa sajam berupa celurit dan barang bukti berupa satu buah celurit dan tiga handphone," pungkas Bernad. Pelaku beserta seluruh barang bukti kini telah diserahkan ke Polsek Setiabudi untuk proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.