Susul JTBC, Stasiun TV KBS Masuk Mode Krisis dan Siapkan Strategi AI
- KBS resmi mengumumkan status manajemen krisis menyusul langkah serupa yang sebelumnya diambil oleh stasiun televisi JTBC.
- Lembaga penyiaran publik Korea Selatan ini mencatatkan defisit anggaran berturut-turut selama empat tahun terakhir karena perubahan lanskap media global.
- Presiden KBS Park Jang Beom mendorong inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) melalui model proprietary KAIROS untuk menekan kerugian.
Industri penyiaran televisi di Korea Selatan tengah diguncang badai finansial yang hebat. Setelah stasiun televisi swasta JTBC mengumumkan restrukturisasi besar-besaran, kini giliran lembaga penyiaran publik Korea Selatan, KBS, yang resmi menyatakan masuk ke dalam sistem manajemen krisis guna menyelamatkan stabilitas keuangan perusahaan.
Presiden KBS Park Jang Beom mengungkapkan keprihatinannya dalam Rapat Kerja Sama Afiliasi Kuartal Ketiga 2026 pada Selasa, 14 Juli waktu setempat. Park menilai para staf di lingkungan kerjanya cenderung kurang peka terhadap situasi kritis ini lantaran selama ini KBS selalu mengandalkan pemasukan stabil dari biaya lisensi televisi publik.
'Seluruh industri penyiaran saat ini sedang menghadapi situasi yang sangat sulit akibat perubahan lingkungan media belakangan ini. Namun, mungkin karena kita hampir secara eksklusif menggunakan biaya lisensi sebagai sumber daya utama, tidak ada rasa urgensi atau rasa krisis sama sekali di lingkungan kerja kita,' ujar Park dalam pidatonya.
Berdasarkan laporan keuangan terbaru, KBS terus mencatatkan defisit anggaran selama empat tahun berturut-turut. Pada tahun lalu, stasiun TV ini merugi hingga 80 miliar Won atau sekitar Rp 912 miliar, menyusul kerugian 70 miliar Won pada tahun sebelumnya, dan memproyeksikan defisit sekitar 10 miliar Won untuk tahun ini.
Guna menghentikan tren negatif tersebut, KBS dan seluruh perusahaan afiliasinya akan menerapkan pengetatan anggaran secara ketat dan mencari celah pendapatan baru. Park optimistis bahwa profitabilitas dapat dicapai kembali, salah satunya dengan memanfaatkan model kecerdasan buatan (AI) buatan mandiri yang diberi nama 'KAIROS' untuk mengoptimalkan proses produksi konten.
Di tengah krisis keuangan yang melanda, performa konten KBS sebenarnya masih menunjukkan dominasi kuat di pasar domestik. Program berita 'KBS News 9' tetap kokoh berada di peringkat pertama dalam rating kepemirsaan nasional selama paruh pertama tahun ini, sementara kanal YouTube resmi mereka juga sukses memuncaki jumlah penonton selama enam bulan berturut-turut.