Pakai Seragam Sekolah di Usia 43 Tahun, Unit Baru Super Junior Tuai Kritik Netizen
- Unit baru Super Junior-83z yang beranggotakan Leeteuk dan Heechul resmi debut dengan album mini bertajuk Promise.
- Video musik lagu utama mereka memicu kontroversi di media sosial karena kedua idol tersebut berakting sebagai anak sekolah dan mengenakan seragam SMA.
- Netizen melayangkan kritik tajam dan menyebut konsep tersebut tidak sesuai dengan usia mereka yang kini sudah menginjak 43 tahun.
Peluncuran karya terbaru dari salah satu personel grup idola generasi kedua memicu kehebohan yang tak terduga di media sosial. Sorotan tajam netizen tertuju pada konsep video musik terbaru yang dinilai kurang sesuai dengan usia para anggotanya. Proyek ini melibatkan dua anggota boy group legendaris Super Junior, yaitu Leeteuk dan Heechul, yang tergabung dalam sub-unit baru bernama Super Junior-83z.
Sub-unit ini resmi menandai debut mereka pada Senin, 13 Juli 2026 waktu Korea Selatan dengan merilis album mini bertajuk 'Promise'. Bersamaan dengan itu, mereka juga meluncurkan lagu utama dengan judul yang sama. Namun, perhatian publik justru teralihkan oleh visualisasi dalam video musik tersebut, di mana keduanya memerankan versi muda dari diri mereka sendiri lengkap dengan pakaian seragam khas anak sekolah.
Langkah berani ini langsung memicu reaksi keras dan kritik brutal dari para pengguna internet di berbagai platform media sosial. Banyak netizen yang menyoroti keputusan Heechul dan Leeteuk untuk tetap mengadopsi konsep anak sekolahan. Padahal, kedua idola veteran kelahiran tahun 1983 tersebut saat ini telah menginjak usia 43 tahun.
Berbagai komentar bernada sindiran dan ejekan pun memenuhi lini masa sejak video musik tersebut dirilis. 'Kalian sudah tidak bersekolah selama 30 tahun, tolong hentikan ini,' tulis salah satu netizen di media sosial X. Beberapa netizen lain bahkan menanggapinya dengan kelakar yang menyebut mereka tampak seperti om-om yang sedang melakukan cosplay sebagai siswa sekolah menengah atas.
Kritik semacam ini mencerminkan adanya pergeseran ekspektasi publik terhadap para idola K-pop senior yang telah berkarier selama puluhan tahun. Di saat sebagian penggemar merindukan nostalgia masa lalu, sebagian masyarakat lainnya justru menilai bahwa konsep visual yang dipilih harus lebih menyesuaikan dengan tingkat kedewasaan usia sang artis. Hingga kini, pihak agensi maupun perwakilan dari Super Junior-83z belum memberikan pernyataan resmi terkait polemik konsep video musik teranyar mereka.