Aksi Beomgyu TXT Gendong Bayi Turuni Tangga Picu Perdebatan Sengit Netizen
- Anggota boyband TXT, Beomgyu, memicu perdebatan sengit setelah videonya menggendong seorang bayi saat menuruni tangga menjadi viral di media sosial.
- Sebagian netizen menganggap cara menggendongnya lucu dan menyamakannya dengan membawa paket belanjaan, sementara yang lain merasa khawatir akan keselamatan bayi tersebut.
- Kontroversi ini memicu kritik yang lebih luas dari netizen global terhadap industri hiburan Korea Selatan yang kerap melibatkan bayi dalam acara televisi bersama orang asing.
Anggota boyband K-pop Tomorrow X Together (TXT), Beomgyu, kini tengah menjadi sorotan hangat netizen di berbagai platform media sosial. Perbincangan ini mencuat setelah video cuplikan aksi dirinya yang sedang menggendong seorang bayi saat menuruni anak tangga viral secara global. Cara unik sekaligus tidak biasa yang ditunjukkan oleh sang idola dalam menggendong bayi tersebut langsung memicu reaksi pro dan kontra yang sangat sengit di kalangan warganet.
Dalam video yang beredar luas, Beomgyu tampak mengapit tubuh mungil sang bayi dengan cara yang dianggap kurang lazim bagi sebagian orang yang terbiasa mengurus anak. Sejumlah netizen menilai interaksi tersebut sangat menghibur dan mengundang gelak tawa karena pembawaannya yang canggung. 'Cara Beomgyu menggendong bayi itu seperti membawa paket kiriman Amazon, ini sangat lucu,' tulis salah satu netizen di media sosial X. Ada pula netizen lain yang mengaku belum pernah melihat cara menggendong bayi seaneh itu seumur hidupnya.
Meskipun banyak penggemar yang melihat momen tersebut dari sudut pandang humor, gelombang kritik tajam tidak dapat dihindarkan dari pengguna internet lainnya khususnya para orang tua. Sebagian pihak menilai tindakan tersebut sangat berisiko bagi keselamatan sang bayi, mengingat mereka sedang berada di area tangga yang rawan tergelincir. 'Sebagai seorang ibu, saya merasa sangat terkejut melihat cara menggendong anak sekecil itu,' tulis seorang netizen wanita yang mengungkapkan kekhawatirannya akan aspek keselamatan fisik sang bayi.
Kontroversi ini kemudian berkembang menjadi diskusi yang lebih serius mengenai etika produksi acara hiburan di Korea Selatan yang sering kali melibatkan anak-anak di bawah umur. Banyak netizen menyayangkan keputusan stasiun televisi atau agensi yang mempertemukan bayi dengan para idola pop yang belum memiliki pengalaman merawat anak. 'Saya tidak mengerti mengapa orang Korea sangat terobsesi menaruh anak-anak mereka di acara televisi untuk bertemu dengan orang asing yang mungkin tidak tahu cara mengurus anak,' kritik seorang netizen di media sosial.
Sentimen negatif ini memperpanjang daftar kritik yang diterima oleh grup asuhan HYBE tersebut dalam program yang sama, setelah sebelumnya anggota TXT lainnya, Yeonjun, juga sempat dikritik karena komentar yang dianggap kurang pantas terhadap sang bayi. Hingga saat ini, perdebatan mengenai batasan hiburan yang melibatkan anak-anak serta pengawasan ketat terhadap keselamatan balita di layar kaca terus bergulir tanpa menemui titik temu di antara penggemar K-pop dan masyarakat umum.