Bikin Gebrakan, Halmahera Utara Sukses Ekspor Produk Olahan Kelapa ke Tiongkok Nilainya Miliaran Rupiah
- Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara berhasil melakukan ekspor perdana produk olahan kelapa berupa santan kemasan dan minyak kelapa murni ke Tiongkok.
- Langkah hilirisasi komoditas kelapa ini terbukti mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menaikkan harga jual hasil panen petani setempat.
- Pakar kebijakan publik menilai kesuksesan ini kerap memicu dinamika dan kritik politik, namun segala tudingan miring harus dibuktikan secara hukum.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dinilai mampu membangun kemandirian ekonomi secara signifikan di tengah tingginya ketergantungan daerah terhadap transfer anggaran pusat. Gebrakan ini terlihat nyata melalui langkah strategis pemerintah daerah setempat dalam mengembangkan program hilirisasi komoditas kelapa. Kebijakan ini tidak hanya sukses mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), melainkan juga secara langsung menaikkan nilai tambah bagi hasil perkebunan masyarakat luas.
Salah satu pencapaian terbesar yang dicatatkan adalah keberhasilan Pemkab Halmahera Utara dalam melakukan ekspor perdana produk olahan kelapa ke pasar Tiongkok. Ekspor berupa produk santan kemasan dan minyak kelapa murni (VCO) tersebut berhasil menembus pasar internasional dengan nilai transaksi yang mencapai miliaran rupiah. Melalui terobosan hilirisasi tersebut, komoditas kelapa lokal yang sebelumnya hanya dijual murah dalam bentuk kopra mentah kini memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi.
Langkah berani yang diambil di bawah kepemimpinan Bupati Piet Hein Babua ini langsung mendapatkan respons positif dari berbagai kalangan pengamat. Pakar komunikasi politik dan kebijakan publik, Dr. Adi Suparto, memberikan apresiasi tinggi terhadap kemampuan kepala daerah dalam mengoptimalkan potensi ekonomi lokal tersebut. "Inovasi ekonomi daerah yang mampu mengolah bahan baku menjadi produk bernilai tambah merupakan langkah strategis," ujar Adi dalam siaran pers tertulisnya pada Minggu (19/7/2026).
Lebih lanjut, Adi Suparto menegaskan bahwa keberlanjutan program ini sangat bergantung pada integrasi sistem pengolahan dari sektor hulu ke hilir secara konsisten. "Kunci keberhasilannya terletak pada hilirisasi dari hulu hingga hilir, penguatan rantai pasok, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses pasar," tambahnya. Menurut analisisnya, fondasi ekonomi di Kabupaten Halmahera Utara kini menjadi jauh lebih kokoh dan memberikan dampak kesejahteraan yang nyata bagi para petani kelapa di daerah tersebut.
Meski menorehkan prestasi gemilang di sektor ekonomi, keberhasilan pembangunan ini ternyata tidak luput dari terpaan dinamika politik lokal yang kian memanas. Adi menyayangkan munculnya berbagai kritik hingga aksi demonstrasi oleh sejumlah elemen masyarakat di Jakarta terkait dugaan penyimpangan APBD di Halmahera Utara. "Fenomena seperti ini lazim terjadi ketika persaingan politik semakin menguat. Kritik tentu merupakan hal yang wajar, namun setiap tuduhan harus didasarkan pada fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan," pungkasnya seraya menekankan pentingnya pembuktian hukum formal.