Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Internasional
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hukum
  • Entertainment
  • Bisnis
  • Budaya
  • Lingkungan
  • Teknologi
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Kolombia
  • Inggris
  • Bali
  • Iran
  • Yogyakarta
  • Medan
  • Selat Hormuz
  • Surabaya
Kategori
Internasional Nasional Ekonomi Olahraga Hukum Entertainment Bisnis Budaya Lingkungan Teknologi
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Inggris Bali Iran Yogyakarta Medan Selat Hormuz Surabaya

Bappeda Bima Dorong Efektivitas Belanja APBD 2026, Fokus Program Prioritas

Melani Eka • 15 Juli 2026, 15:43 • Ekonomi
  • Pemerintah Kabupaten Bima menggelar Rapat TAPD untuk mengevaluasi pelaksanaan APBD 2026 dan mempersiapkan skema perubahan anggaran.
  • Kepala Bappeda Bima menegaskan pentingnya efektivitas belanja daerah yang harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
  • Sekda Kabupaten Bima meminta seluruh OPD menyusun program kerja secara realistis dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pemerintah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, terus berupaya memperkuat kualitas perencanaan pembangunan daerah pada tahun anggaran berjalan. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), pemerintah setempat menggelar Rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Ruang Rapat Bima Bermartabat. Agenda utama pertemuan ini adalah mengevaluasi pelaksanaan APBD 2026 sekaligus mematangkan persiapan menjelang Perubahan APBD 2026.

Langkah evaluasi ini dinilai sangat krusial untuk memastikan seluruh program pembangunan yang telah direncanakan berjalan sesuai target. Di sisi lain, pemerintah daerah juga harus cermat dalam menyesuaikan arah kebijakan anggaran dengan realita kemampuan keuangan daerah terkini. Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bima dan dihadiri oleh jajaran penting seperti Kepala Bappeda, perwakilan BPKAD, serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala Bappeda Kabupaten Bima, Hariman, menegaskan bahwa momentum Perubahan APBD tidak boleh sekadar menjadi rutinitas administratif. Sebaliknya, tahapan ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas belanja pemerintah daerah agar dampaknya dirasakan nyata oleh publik. Pergeseran anggaran belanja diarahkan pada sektor-sektor esensial yang memicu stimulus ekonomi lokal.

'Setiap rupiah dalam APBD harus menghasilkan manfaat yang nyata. Karena itu kami mengarahkan seluruh perangkat daerah agar lebih fokus pada program prioritas yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik, serta pertumbuhan ekonomi daerah,' kata Hariman saat memberikan arahan dalam rapat tersebut.

Hariman menambahkan bahwa capaian kinerja pada semester pertama tahun 2026 akan menjadi indikator utama untuk memetakan urgensi program kerja ke depan. Melalui data tersebut, TAPD dapat menentukan program mana saja yang perlu dipercepat akselerasinya, disempurnakan skemanya, atau bahkan disesuaikan alokasinya. Kerja sama dan komunikasi yang solid antar-instansi menjadi prasyarat mutlak di tengah keterbatasan ruang fiskal daerah saat ini.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Bima, Adel Linggi Ardi, memberikan peringatan keras kepada para kepala dinas agar tidak terjebak dalam pola pikir lama. Segenap pimpinan OPD diminta untuk menyusun perencanaan program yang rasional dan terukur dengan mengacu pada kemampuan kas daerah. Menurutnya, efisiensi belanja harus dibarengi dengan peningkatan kreativitas dalam menggali potensi pendapatan baru.

'Kita harus mengubah pola pikir dari sekadar menghabiskan anggaran menjadi menghasilkan manfaat. APBD adalah instrumen pembangunan, sehingga setiap kegiatan harus mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat Kabupaten Bima,' tegas Adel Linggi Ardi. Ia memungkasi arahannya dengan meminta seluruh jajaran memaksimalkan sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi membangun kemandirian fiskal yang kokoh ke depannya.

Tags: Bappeda Kabupaten Bima Kabupaten Bima Adel Linggi Ardi Hariman
Sumber: rri.co.id

Artikel Lainnya

Debat Panas Reformasi Agraria Kolombia, Konflik Mafia Tanah Versus Legalitas Sertifikat 15 Jul 2026, 16:01
Bupati Dompu Desak DPRD Percepat Revisi Perda Penyertaan Modal Bank NTB Syariah 15 Jul 2026, 10:50
Sensus Ekonomi DANE Catat Lebih Dari 2 Juta Bisnis Beroperasi di Kolombia 15 Jul 2026, 06:05
Arif Fathoni Desak Pemkot Surabaya Perbaiki Akses Tambak Medokan Ayu 15 Jul 2026, 15:42

Terbaru

Pengusaha SPBU Kolombia Galang Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Venezuela 15 Jul 2026, 16:10
Dilema Ekonomi Tiongkok, Antara Ambisi Pembangunan Masif dan Krisis Pengangguran Muda 15 Jul 2026, 16:10
Menteri Keuangan Chile Bantah Ada Trik dalam Rencana Pemangkasan Pajak Korporasi 15 Jul 2026, 16:06
Reformasi Dana Bahan Bakar Kolombia, Pengusaha Minta Harga Tetap Stabil dan Transparan 15 Jul 2026, 16:05
Dolar Venezuela Tembus 723 Bolivar, Inflasi dan Kebutuhan Transaksi Picu Lonjakan 15 Jul 2026, 16:05
Ekonomi Cile Terpuruk, Pesimisme Finansial Rumah Tangga Tembus Level Terburuk dalam 12 Tahun 15 Jul 2026, 16:04
Polemik Kontrak Lahan Milik Mafia di Kolombia, Dituding Jadi Kedok Aksi Perampasan Aset 15 Jul 2026, 16:04

Kategori

Internasional 53 artikel
Nasional 50 artikel
Ekonomi 48 artikel
Olahraga 40 artikel
Hukum 21 artikel
Entertainment 17 artikel
Bisnis 15 artikel
Budaya 12 artikel
Lingkungan 9 artikel
Teknologi 6 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Inggris Bali Iran Yogyakarta Medan Selat Hormuz Surabaya
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.