Gegerkan Bali, 1.500 Orang Serbu Lapangan Puputan Demi Yoga Bareng Anjasmara
- Pusat Koordinasi Hindu Indonesia (Puskor Hindunesia) sukses menggelar aksi yoga massal yang diikuti 1.500 peserta se-Bali di Lapangan Puputan Badung, Denpasar.
- Aktor sekaligus praktisi yoga nasional, Anjasmara Prasetya, hadir langsung memimpin gerakan yoga sebagai bagian dari aksi ngayah atau pengabdian tulus.
- Kegiatan ini merupakan bagian dari Festival Gerbang Nusantara yang dirancang untuk memperkuat spiritualitas sekaligus mempromosikan warisan Hindu ke dunia internasional.
Lapangan Puputan Badung di Kota Denpasar, Bali, mendadak dipadati oleh ribuan matras yoga pada Minggu pagi. Sebanyak 1.500 peserta dari berbagai kabupaten di seluruh Bali berbondong-bondong datang sejak subuh demi mengikuti sesi yoga massal. Kegiatan spiritual berskala besar ini digelar oleh Pusat Koordinasi Hindu Indonesia (Puskor Hindunesia) sebagai salah satu agenda utama dalam rangkaian Festival Gerbang Nusantara 2026.
Daya tarik utama dari yoga massal ini tidak lain adalah kehadiran aktor kawakan sekaligus praktisi yoga nasional, Anjasmara Prasetya. Kehadiran suami dari Dian Nitami ini merupakan bagian dari aksi "ngayah" atau pengabdian tulus tanpa pamrih atas undangan khusus dari pihak panitia. Di bawah bimbingan Anjasmara, ribuan peserta dengan khusyuk mempraktikkan teknik-teknik standar mulai dari doa pembuka, gerakan Surya Namaskar, hingga berbagai variasi gerakan asana.
Ketua Umum Dekornas Puskor Hindunesia, Ida Bagus Ketut Susena, mengutarakan bahwa agenda ini dirancang sebagai implementasi nyata dari visi besar Festival Gerbang Nusantara. Menurutnya, sebuah festival tidak boleh hanya berfokus pada pembangunan fisik atau materi semata, melainkan juga harus mampu memperkuat sisi spiritualitas masyarakat. "Inilah sisi dalamnya sekarang melalui yoga massal. Kami berharap Festival Gerbang Nusantara bisa menjadi contoh pelaksanaan kegiatan yang terintegrasi secara utuh," ungkap Susena di lokasi acara.
Lebih dari sekadar olahraga kebugaran fisik, kegiatan kolosal ini membawa misi penting untuk memperkenalkan yoga secara universal ke seluruh lapisan masyarakat hingga panggung internasional. Susena menegaskan bahwa yoga adalah warisan adiluhung kekayaan Hindu yang memiliki metode luar biasa dalam menyelaraskan pikiran, tubuh, dan jiwa. "Kami ingin memperkenalkan ke khalayak luas dan dunia internasional bahwa kita memiliki metode penyeimbangan yang luar biasa, dan salah satunya adalah yoga. Kami berharap melalui kegiatan ini, umat Hindu di mana pun berada semakin sadar bahwa yoga adalah salah satu kebanggaan besar yang harus kita jaga bersama," imbuhnya.
Melihat antusiasme luar biasa dari berbagai paguyuban dan komunitas yoga yang rela datang dari berbagai sudut pulau Bali, Puskor Hindunesia berkomitmen untuk mematenkan acara ini. Yoga massal ini diproyeksikan akan menjadi agenda rutin tahunan pada setiap penyelenggaraan Festival Gerbang Nusantara di masa mendatang. Adapun festival yang berpusat di Inna Bali Heritage Hotel pada 17-19 Juli ini mengusung semangat "Bangga, Bangkit, Bangun Dharma Nusantara" dan berhasil menyajikan 30 rangkaian kegiatan multidimensi yang memadukan tradisi, edukasi, ekonomi kreatif, hingga aksi pelestarian lingkungan dengan target total mencapai 10.000 pengunjung.