Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kemunculan Bibit Siklon Tropis 98W di wilayah perairan dekat Vietnam. Analisis lanjutan mengungkap potensi peningkatan intensitas serta dampak sistem tersebut.
“Intensitas sistem dalam 24 jam ke depan diprakirakan akan mengalami peningkatan perlahan dilihat dari pola sirkulasinya yang cenderung lebih sirkuler," ujar Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani.”
— Bibit Siklon Tropis 98W
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja memantau adanya Bibit Siklon Tropis 98W di wilayah Indonesia, tepatnya terpantau di perairan dekat Vietnam. Kehadiran sistem ini menjadi perhatian khusus bagi lembaga pemantau cuaca nasional guna mengantisipasi perubahan iklim.
Berdasarkan catatan resmi, Bibit Siklon Tropis 98W terbentuk pada 10 September 2026 pukul 13.00 WIB di Laut China Selatan dan berada dalam wilayah monitoring Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menyatakan bahwa intensitas sistem ini diproyeksikan mengalami perubahan dalam beberapa waktu ke depan. "Intensitas sistem dalam 24 jam ke depan diprakirakan akan mengalami peningkatan perlahan dilihat dari pola sirkulasinya yang cenderung lebih sirkuler," ujar Andri ketika dihubungi.
Informasi terkini mengenai pergerakan bibit siklon ini sangat penting bagi masyarakat luas agar senantiasa waspada terhadap dinamika cuaca yang terjadi di berbagai wilayah.
Analisis dan Faktor Pendukung Perkembangan Sistem
Berdasarkan analisis Jumat, 11 September 2026 pukul 07.00 WIB, pusat sirkulasi sistem berada di sekitar 13,1° LU dan 112,7° BT, yang berlokasi di Laut China Selatan sebelah timur Vietnam.
Kecepatan angin maksimum di sekitar sistem saat ini mencapai 20 knot atau setara dengan 37 km/jam, dengan tekanan udara minimum tercatat pada angka 1.007 hPa secara stabil.
Bibit Siklon Tropis 98W didukung oleh sejumlah faktor alam seperti Gelombang Rossby Ekuatorial, suhu muka laut yang hangat, kelembapan yang mendukung, shear vertikal lemah, serta vortisitas yang kuat.
Kend demikian, terdapat beberapa faktor penghambat seperti konvergensi lapisan bawah, divergensi lapisan atas yang belum mendukung, serta intrusi udara kering di lapisan 700 hPa yang dapat menghambat perkembangannya.
Read Also
Sejarah Dartmouth College Universitas Riset Ivy League
Dartmouth College adalah universitas riset swasta anggota Ivy League yang...
Sejarah Peraih Nobel City University of New York Alumni dan Fakultas
City University of New York (CUNY) memiliki sejarah gemilang dengan...
Sejarah Pendidikan Pengertian Jenis dan Perkembangannya
Pendidikan adalah transmisi pengetahuan, keterampilan, dan pengembangan...
Sejarah University of Cambridge Universitas Tertua Ketiga di Dunia
University of Cambridge adalah universitas riset publik kollegial yang...
Prakiraan Intensitas dan Prediksi Pergerakan
Kecepatan angin maksimum sistem dalam waktu dekat diprakirakan mampu mencapai 25 knot atau sekitar 46 kilometer per jam di kuadran timur laut hingga tenggara sistem.
Sistem tersebut diprediksi bergerak secara konsisten ke arah barat laut hingga utara, menuju posisi sekitar 15,2 derajat Lintang Utara dan 110,0 derajat Bujur Timur.
Dalam rentang waktu 48 hingga 72 jam ke depan, intensitas Bibit Siklon Tropis 98W cenderung akan mengalami penurunan secara bertahap.
Penurunan kekuatan tersebut terjadi seiring dengan masuknya sistem ke daratan Vietnam yang secara alami akan menghambat kelanjutan pertumbuhan sistem siklon tersebut.