Loading...

6 Jenis Bencana dan Cara Menyelamatkan Diri yang Perlu Diketahui

Ilustrasi evakuasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam

Ilustrasi evakuasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam

Share:

Bencana dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa diduga, sehingga masyarakat perlu memahami langkah penyelamatan diri yang tepat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY membagikan panduan menghadapi berbagai jenis ancaman bencana.

“Masyarakat juga perlu memahami tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi berbagai jenis bencana karena setiap ancaman membutuhkan respons yang berbeda.”

— Badan Penanggulangan Bencana Daerah DIY

Bencana dapat terjadi sewaktu-waktu sehingga masyarakat perlu mengetahui langkah penyelamatan diri yang tepat, baik sebelum, saat, maupun setelah kejadian.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengingatkan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya soal menyiapkan tas siaga atau mengetahui jalur evakuasi.

Masyarakat juga perlu memahami tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi berbagai jenis bencana karena setiap ancaman membutuhkan respons yang berbeda.

Pemahaman tersebut penting khususnya bagi masyarakat DIY yang menghadapi beragam potensi bencana, mulai dari gempa bumi, tsunami, banjir, tanah longsor, kebakaran, hingga erupsi gunung api.

Latar Belakang dan Panduan Kesiapsiagaan Bencana

Dengan mengenali risiko di lingkungan sekitar serta memahami langkah penyelamatan diri, masyarakat dapat bertindak lebih cepat ketika kondisi darurat terjadi.

Berikut sejumlah langkah yang perlu diperhatikan ketika menghadapi berbagai jenis bencana berdasarkan informasi yang dirangkum dari laman DPBD DIY.

Saat gempa bumi terjadi, masyarakat dianjurkan menerapkan prinsip Drop, Cover, Hold On atau merunduk, berlindung, dan berpegangan secara sigap.

Ketika guncangan mulai terasa, segera merunduk untuk menjaga keseimbangan dan mengurangi risiko terjatuh akibat guncangan yang kuat.

Langkah Penyelamatan dan Mitigasi Risiko

Selanjutnya, berlindunglah di bawah meja atau benda kokoh lainnya sambil melindungi bagian kepala dan leher secara maksimal.

Jika sedang berada di dalam rumah atau bangunan, hindari kaca, lemari, rak, serta benda lain yang berpotensi pecah atau roboh.

Risiko tsunami perlu mendapat perhatian masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir selatan DIY, termasuk wilayah Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul.

BPBD DIY mengingatkan masyarakat untuk memahami tiga langkah utama ketika menghadapi ancaman tsunami, yakni tanggap gempa, tanggap peringatan, dan tanggap evakuasi.

Leave a Comment