Semifinal Piala Dunia di RRI Yogyakarta Sukses Sedot 500 Penonton, Lanjut Nobar Final
- Acara Nonton dan Dengar Bareng semifinal Piala Dunia antara Prancis melawan Spanyol di halaman Studio PRO 2 RRI Yogyakarta dihadiri oleh hampir 500 penonton.
- Kolaborasi strategis antara RRI Yogyakarta dan TVRI menyajikan pengalaman unik berupa tayangan visual layar lebar yang dipadukan dengan laporan langsung reporter.
- Kegiatan nonton bareng ini turut memberdayakan pelaku UMKM kuliner lokal guna mendorong perputaran roda ekonomi masyarakat sekitar.
Ratusan warga Yogyakarta memadati halaman Studio PRO 2 RRI Yogyakarta pada Rabu dini hari, 15 Juli 2026, untuk menyaksikan laga semifinal Piala Dunia yang mempertemukan Prancis melawan Spanyol. Acara yang dikemas dengan tajuk 'Nonton dan Dengar Bareng' (Nobar dan Debar) ini sukses menjadi magnet hiburan yang inklusif sekaligus menjadi ladang berkah bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.
Kepala LPP RRI Yogyakarta, Taufan Pamungkas Marhaendra Jaya, mengungkapkan bahwa agenda ini memang sengaja dirancang untuk memberikan ruang hiburan yang menyatukan masyarakat. Di samping menyuguhkan keseruan kompetisi sepak bola kelas dunia, inisiatif ini juga mengemban misi penting untuk mendorong pergerakan ekonomi riil di tingkat bawah.
'Malam hari ini kita bisa lihat, kita targetkan 300 penonton, tapi nampaknya ini sudah hampir 500-an yang hadir,' ujar Taufan di sela-sela kemeriahan acara tersebut. Sejak tengah malam, warga dari berbagai penjuru Yogyakarta mulai berdatangan dengan konsep lesehan yang santai menggunakan tikar di bawah atap langit malam.
Menariknya, atmosfer nobar kali ini berlangsung sangat hangat dan ramah sosial. Pihak penyelenggara memastikan semua kalangan dapat membaur tanpa sekat, termasuk memfasilitasi kehadiran komunitas difabel untuk menikmati jalannya pertandingan secara nyaman bersama penonton lainnya.
Di sektor pemberdayaan ekonomi, RRI Yogyakarta menyediakan lapak kuliner gratis dan komersil yang dikelola langsung oleh warga sekitar area studio. Berbagai sajian khas seperti angkringan, kopi, hingga kacang rebus dihadirkan guna memanjakan para pencinta bola sekaligus mengungkit pendapatan harian para pelaku UMKM.
Kesuksesan acara ini juga tidak lepas dari kolaborasi apik antara LPP RRI Yogyakarta dan LPP TVRI. Kerja sama dua lembaga penyiaran publik ini menawarkan pengalaman hibrida, di mana visual pertandingan disiarkan secara jernih lewat layar besar TVRI, sementara analisis taktis disajikan melalui laporan langsung (live report) berkala dari reporter RRI.